Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan

Rabu, 06 April 2022

Bahan Combed Fleece dan Conmbed Baby Terry, Andalannya Penjual Bahan Sweater

Bagi pebisnis clothing line, pastinya sudah tidak asing dengan kedua bahan ini, yaitu Combed Fleece dan Combed Baby Terry. Kedua bahan ini memiliki karakter kain yang tebal dan hangat, sehingga dikenal sebagai bahan baku untuk membuat pakaian hangat seperti hoodie, crewneck, maupun sweater. Karena kegunaan ini, bahan Combed Fleece dan Combed Baby Terry menjadi dua produk yang selalu ada dalam katalog kain supplier kain atau penjual bahan sweater. Ketenaran kedua bahan ini tidak hanya diakui oleh supplier maupun pebisnis clothing line, namun juga oleh para fashion enthusiast yang melek soal bahan. Apa yang menyebabkan kedua bahan ini jadi tenar dijual sebagai bahan sweater? Artikel ini akan membahas semuanya, apakah anda mencari cotton combed terbaik !

Mengenal Bahan Combed Fleece dan Combed Baby Terry

Bahan Combed Fleece dan Combed Baby Terry dijual sebagai bahan sweater karena memiliki karakter yang cocok sebagai pakaian hangat, yaitu:

1. Kainnya tebal dan tidak terawang

2. Membuat tubuh tetap hangat

3. Dibuat dari 100% benang katun yang lembut

4. Punya sirkulasi udara yang baik sehingga tidak gerah bila dikenakan

5. Karakter benangnya elastis, tidak mudah melar

Soal karakter kain, kedua bahan sweater ini memang memiliki persamaan yang cukup serupa, seperti yang sudah dijabarkan pada lima poin di atas. Lantas, apa yang membedakan antara Combed Fleece dan Combed Baby Terry? Jawabannya adalah: pada permukaan dalam kainnya. Bagi penjual bahan sweater atau pebisnis clothing line, detail ini pasti sudah umum untuk diketahui. Namun, bagi orang awam, info ini pasti masih terbilang baru.

Saat membedakan Combed Fleece dan Combed Baby Terry, penjual bahan sweater biasanya menunjukkan bagian permukaan dalam kainnya. Untuk kain Combed Fleece, permukaan dalam kainnya memiliki tekstur seperti bulu domba. Dalam proses pembuatannya, permukaan dalam kain Combed Fleece dibuat dengan proses penggarukan untuk menghasilkan tekstur tersebut. Biarpun digaruk, jangan salah sangka, tekstur yang dihasilkan sangat lembut dan inilah yang menjadi karakter khusus dari kain Combed Fleece. Di tempat jual bahan sweater, bahkan bahan ini juga sering disebut sebagai imitasi wool karena teksturnya yang serupa. Detail permukaan Combed Fleece Detail permukaan Combed Baby Terry Kain andalan penjual bahan sweater yang lainnya, yaitu Combed Baby Terry, memiliki permukaan dalam berbentuk loop. Berbeda dengan Combed Fleece, tekstur permukaan dalam Combed Baby Terry terasa lebih halus. Bagi customer yang memiliki kulit sensitif, bahan Combed Baby Terry lebih disarankan oleh penjual bahan sweater untuk digunakan karena resiko iritasinya lebih rendah. Kain yang satu ini juga tidak setebal Combed Fleece, sehingga terasa lebih ringan.

Nah, itu dia perbedaan antara kain Combed Fleece dan Combed Baby Terry. Biarpun keduanya memiliki kegunaan yang serupa, kedua perbedaan mendasar tersebut perlu diketahui agar kamu dapat menyesuaikan karakter sweater yang akan dijual dengan bahannya. Nah, setelah mengetahui tentang karakter serta perbedaan antara kain Combed Fleece dan Combed Baby Terry, saatnya untuk mengetahui keunggulan dari dua kain ini sebagai kain andalan penjual bahan sweater. Apa saja sih karakter yang membuat kedua kain ini unggul? Mari kita bahas satu per satu! Perhatikan jika anda mencari cotton combed terbaik

Keunggulan Kain Combed Fleece dan Combed Baby Terry

1. Kainnya Elastis dan Tidak Kaku

Karena fungsinya sebagai baju hangat, biasanya, sweater atau pakaian hangat lainnyadigunakan sebagai outer atau digunakan sebagai layering outfit lainnya. Karena fungsinya inilah, dibutuhkan kain dengan karakter yang elastis dan tidak kaku, agar pakaian tidak mudah melar atau terlalu sempit. Atas dasar alasan inilah, kain Combed Fleece dan Combed Baby Terry dijual sebagai bahan sweater karena memiliki karakter benang yang elastis. Tidak semua kain berbahan katun memiliki tingkat keelastisan seperti kedua kain tersebut. Hal ini lah yang membuat Combed Fleece dan Combed Baby Terry unggul dibanding bahan lainnya sebagai bahan sweater.

2. Permukaan Luar Halus dan Minim Bulu

Saat ini, sweater yang laku di pasaran adalah sweater graphic yang memiliki desain unik hasil print atau sablon. Untuk bisa menghasilkan desain yang menarik, permukaan kain yang berkualitas merupakan salah satu syaratnya. Kain Combed Fleece dan Combed Baby Terry memiliki permukaan luar yang halus, sehingga cocok untuk dikreasikan dengan teknik print maupun sablon. Tidak heran, banyak pebisnis clothing line yang memesan kedua bahan ini ke penjual bahan sweater untuk melengkapi koleksi mereka.

3. Menjaga Tubuh Tetap Hangat

Berfungsi sebagai pakaian hangat, tentu saja keunggulan yang satu ini tidak boleh dilupakan. Kain Combed Fleece dan Combed Baby Terry memiliki permukaan dalam yang sangat unik dan berbeda dari kain lainnya. Dengan tekstur yang berbeda, kedua kain ini memiliki keunikannya masing-masing. Jika dibandingkan, tidak ada jenis tekstur yang lebih bagus.

Kedua tekstur, baik yang digaruk maupun yang berbentuk loop, memiliki penggemarnya masing-masing. Karena hal inilah, wajib bagi penjual bahan sweater untuk selalu menyediakan dua kain ini, agar membuka pilihan bagi yang akan membeli bahan untuk sweater mereka.

4. Daya Serap dan Sirkulasi Udara yang Baik

Dijual sebagai bahan sweater, tentu saja kain Combed Fleece maupun Combed Baby Terry memiliki karakter kain yang lebih tebal dibandingkan dengan kain berbahan katun lainnya.

Ketebalan ini dihasilkan dari perbedaan permukaan luar dan dalam, yang menghasilkan bahan yang cocok dijual sebagai bahan sweater. Namun, jangan salah sangka. Kedua bahan ini tetap nyaman digunakan dan tidak gerah, meskipun dengan ketebalannya. Hal ini karena bahan utama kain Combed Fleece dan Combed Baby Terry adalah serat katun yang memiliki daya serap tinggi dan sirkulasi udara yang baik.

Supplier Tempat Jual Bahan Sweater Terbaik

Setelah mengetahui keunggulan-keunggulan kain Combed Fleece dan Combed Baby Terry, hal lain yang perlu kamu ketahui adalah tempat atau supplier yang menjual bahan sweater terbaik. Saat memilih supplier, pastikan supplier tersebut menyediakan kain terbaik yang memiliki keunggulan-keunggulan di atas ya! Nah, keunggulan-keunggulan di atas hanya bisa dimiliki kain Combed Fleece dan Combed Baby Terry karena kedua kain ini terbuat dari 100% benang Cotton Combed. Jangan salah pilih ya, karena di pasaran, ada banyak jenis Fleece dan Baby Terry dengan komposisi yang berbeda-beda. Selain yang terbuat dari benang Cotton Combed, ada juga yang terbuat dari benang CVC, PE, atau TC. Variasi yang terbuat dari benang katun juga ada yang dari benang Cotton Carded. Dari semua komposisi ini, komposisi yang paling baik tentunya adalah yang 100% benang Cotton Combed, karena kain yang dihasilkan lebih halus, tebal, empuk, dan pastinya memiliki keunggulan seperti di atas. Jadi, pastikan hanya beli kain Combed Fleece dan Combed Baby Terry berbahan 100% Cotton Combed ya! Cara memastikannya, kamu bisa meminta sample kain yang mereka jual atau datang langsung ke outlet suppliernya. Berdiri sejak tahun 2012, Ratex Textile telah berpengalaman sebagai supplier bahan untuk kebutuhan clothing line, termasuk menjual bahan sweater. Kami menyediakan kain Combed Fleece maupun Combed Baby Terry yang dapat kamu beli secara ecer, roll, atau partai. Kain yang kami jual juga telah melalui proses Quality Control untuk menjamin kualitas yang terbaik. Ada beragam warna yang tersedia di katalog warna Combed Fleece maupun Combed Baby Terry. Di Ratex Textile, kami menjual bahan sweater tersebut dalam Hitam, Putih, Maroon, Coklat Susu, Navy, dan Misty. Kain Combed Fleece dan Combed Baby Terry yang kami jual memiliki komposisi 100% benang Cotton Combed, sehingga menghasilkan kain dengan kualitas terbaik!

Kamu dapat cross check kualitas kain yang kami jual dengan meminta sample kain Combed Fleece atau Combed Baby Terry kepada Customer Service kami. Ratex Textile juga menyediakan e-katalog gratis yang dapat didownload di website, maupun katalog fisik yang dapat dibeli via WhatsApp untuk melihat kelengkapan warna koleksi bahan sweater yang dijual.

Tidak hanya menjual bahan sweater, kami juga menjual bahan-bahan kaos seperti: Cotton Combed, Cotton Carded, Prima Cotton, CVC Siro Threetone, CVC Siro Twotone, CVC Threetone, CVC Twotone, dan masih banyak lainnya. Hubungi kami di nomor WhatsApp yang tertera di bawah untuk informasi

selengkapnya ya!

RATEX TEXTILE 1

Jl. Terusan Pasirkoja No.323, Bandung 40221

Telp: 022 607 6685

WhatsApp: 0878 2326 0405 / 0857 9712 1588

email: ratextextile.cs@gmail.com

RATEX TEXTILE 2

Jl. Soekarno-Hatta No. 333, Bandung 40235

Telp. 022 5207817

WhatsApp: 0819 1129 2950

email: ratex.shatta.cs@gmail.com

www.ratextextile.co.id

Instagram: @ratex.textile | @ratextextile.shatta

Facebook: Ratex Textile

Shopee: Ratex Textile

Tokopedia: Ratex Textile

Senin, 07 Maret 2022

Hand Phone Tercebur Air Lakukan Ini

 

Terkadang telepon genggam kita terjatuh di dalam air, hal tersebut tentunya akan membahayakan HP tersebut. Meski ada beberapa Hp yang tahan air, namun jika hp kita tidak tahan air atau pun yang tanah air, demi keamanan maka ada beberapa cara agar hp kita selamat. Secepatnya diambil dari dalam air atau segera jauhkan dari air, bukannya malah direndam seperti cucian biar bersih, tentu jangan jika anda sayang dengan hp anda … hehehe.

Selanjutnya hal pertama dilakukan adalah mematikan hp setelah tercebur atau terkena air, hal tersebut untuk mencegah korsleting. Ingat jangan menghidupkan hp sebelum kering.

Kedua, bukalah sampul hp agar onderdil di dalamnya cepat kering, selain mengeluarkan kartu (sim card) keluarkan juga baterainya, juga kartu memori jika ada. Selain di buka, bagian hp harus dilap pakai tisu atau handuk agar cepat kering hingga di sela-sela.

Ketiga, mengeringkan hp dengan memasukan kedalam beras, karena beras memiliki sifat menyerap air. Setelah hp dibuka dan dilap maka sebaiknya dikubur dalam beras kurang lebih tiga hari. Sebagai ganti beras, silica gel dengan jumlah yang cukup, bisa menggunakan silica gel sebagai ganti beras. Taruh satu paket silica gel di setiap sisi handphone, terutama di bagian yang berpotensi besar dimasuki air. Biarkan selama dua hingga tiga hari agar air terserap oleh silca gel. Selain itu pasir kucing juga bisa digunakan untuk mengeringkan hp, dengan cara hp di kubur dalam pasir kucing tersebut.

Jangan Lakukan Ini!!

Pantangan untuk menyelamatkan hp yang basah antara lain, sebaiknya tidak menjemur hp saat basah, tidak memencet tombol apa pun, tidak mengisi daya / baterai (charger), tidak meniupnya hal ini mencegah air masuk ke dalam, tidak menggunakan hair dryer, dilarang terlalu banyak menggerakkan hp.

Bagi pembaca yang memiliki tips lain untuk mengatasi hp yang terendam air atau terkena air silakan tambah di kolom komentar, dan jangan lupa follow atau ikuti kami dengan klik tombol follow atau ikuti. Sekian tips dari kami semoga bermanfaat, sampai ketemu lagi di tips-tips lainnya. See u neks. Tq.

Sumber :

https://www.idntimes.com/tech/gadget/izza-namira-1/cara-menangani-hp-yang-tenggelam-di-air/full?utm_source=insider&utm_medium=web_push&utm_campaign=b_selamatkan_hp_16.00&webPushId=MTAxNA==

https://loop.co.id/articles/6-langkah-tepat-pertolongan-pertama-pada-hp-yang-terendam-air/full

Rabu, 12 Januari 2022

Raja Komen Memang Keren, Cara Cepat dapat Follower Sosmed dan Subsciber Youtube

Media Sosial – saat ini telah menjadi salah satu media untuk memperkenalkan diri maupun memperkenalkan produk-produk yang kita jual agar familiar di pasaran / masyarakat dengan harapan memperoleh pelanggan dan bisnis mendapat profit seperti, sehingga usaha tidak sia-sia dan terus berjalan.

Selain media sosial seperti instagram, facebook, twitter atau yang lain saat ini juga sedang menjadi tren dikalangan milenial atau juga bahkan semua kalangan yang melek teknologi, yaitu aplikasi youtube yang berguna untuk mempublikasikan video pribadi pengguna, nah dari youtube itu para pengguna yang sering disebut youtuber dapat menghasilkan uang jika sudah terafiliasi dengan google adsense atau jaringan iklan lainnya.

Khusus instagram untuk mendapat kepercayaan dari pengiklan maka perlu rekam jejak dari akun instagram tersebut seperti jumlah follower, tampilan, muncul di mesin pencari dan masih banyak penilaian. Terutama yang menjadi pokok penilaian secara umum adalah followers, karena semakin banyak follower semakin besar peluang postingan dilihat kalayak ramai semakin lebar. Rajakomen solusi untuk meningkatkan follower dan komen di jasa komen instagram dapat membantu anda untuk menambah follower dan komen sesuai target anda.

Begitu juga dengan youtuber, untuk bermitra dengan adsense atau sejenisnya maka perlu jumlah pengikut dan jam tayang dari postingan atau video, sehingga untuk mepercepat pencapaian tersebut perlu kerjasama dengan pihak seperti jasa komen youtube atau sebut saja rajakomen disini kita dapat memperoleh follower (subscriber) dan menambah jam tayang untuk mengejar target masing-masing youtuber.  

Pengalaman saya sebagai komentator dan follower untuk mendapatkan order untuk komen di instagram maupun youtube sangat kompetitif, karena beberapa detik setelah di order, maka langsung dilahap oleh para komentator jadi menurut hemat saya proses mencari follower atau subscriber sangat cepat juga untuk mendapatkan banyak komen di instagram dan youtube tentu semakin sering di komen maka otomatis menjadi ter-update juga, juga baik untuk mesin pencari google.

Menurut data di website rajakomen sudah ada ribuan komentator yang siap mebantu anda untuk memfollow dan menonton video yotube anda, penasaran silakan dicoba, kalau mau gratisan silakan mendaftar menjadi komentator kemudian saldonya dapat anda cairkan kemudian untuk membeli komentar, follower atau subscriber. Pada inti nya rajakomem bermitra dengan komentator untuk menjual jasa subscriber, follower juga like atau komen.

Adapun setiap komen ada yang berharga 250, 500 atau 1000 silakan dipilih sesuai kebutuhan anda, semakin penasaran silakan mendaftar dan dicoba untuk media anda baik sebagai hiburan saja atau sebagai sarana bisnis, salam sukses dan sehat dari kami, yuks komen, sekali komen ketagihan mau komen lagi di rajakomen, mantap rajakomen.

Jika boleh bermimpi jika kita memilih menjadi komentator semisal satu komentar 1000 perak, maka jika kita berhasil mengomentari 100 ribu akun maka dikalikan saja 100.000x1000 = 100 juta wow … . . kan dapat buat tabah tabungan hehehe, tapi siap-siap mata capek melototin hp atau pc anda. Mimpi boleh mewujudkan itu yang lebih penting, yuks rajakomen sukses. Komentar ataupun follower tidak semua akan disetujui, jika tidak sesuai ketentuan maka akan ditolak, karena menurut pengamatan kami rajakomen memperhatikan kepuasan pelanggan … so siap-siap komentator dah capek-capek komen eh … ditolak capek dech, tapi tenang selama komen sesuai harapan semua aman.

Sabtu, 11 Desember 2021

Cara Mendapat Penghasilan Sampingan dari Trading Saham

Jadi trader saham tidak harus meninggalkan pekerjaan utama anda, misalkan anda pengusaha anda tidak harus seharian didepan komputer atau gawai anda untuk melihat portifolio saham, cukup beberapa jam atau menit saja untuk melakukan pekerjaan sampingan sebagai trader saham. Jika anda menjadi karyawan maka sama saja polanya, anda dapat memanfaatkan waktu senggang untuk melaksanakan tugas sebagai trader saham yang merupakan sampingan anda. Trader saham termasuk jenis usaha kita untuk mendapat penghasilan tambahan, yang namanya usaha itu terkadang rugi terkadang untung, tergantung anda dan cara anda mengelola usaha tersebut.

Pada mulanya Bursa Saham adalah tempat untuk berinvestasi bagi para pemodal, dimana para pemodal menanamkan saham dan mendapat deviden jika perusahaan yang dimodal-i tersebut untung, maka dari itu investor (pemodal) pada umumnya mencari atau memilih perusahaan yang memiliki reputasi yang bagus dalam pengelolaan sehingga besar kemungkinan perusahaan tersebut untung, sehingga investor dapat pembagian keuntungan. Bursa saham lama kelamaan bergeser menjadi sebuah wadah mengenai cara mencari keuntungan, selain dari deviden para investor juga mencari capital gain atau selisih harga jual dan beli dengan memanfaatkan fluktuasi harga saham di bursa efek.

Menurut penulis untuk belajar trading saham dapat dimulai dengan uang kecil dulu menurut anda jika 1.000.000 rupiah itu uang kecil maka dapat anda memulai dengan nominal tersebut, atau misalkan anda punya uang 100 juta pakai 10 juta untuk belajar atau uang kecil menurut anda, haram memakai uang panas wajib memakai uang dingin. Uang panas itu apa saja, antara lain uang pinjaman (utang), uang belanja bulanan kebutuhan sehari-hari, uang sekolah anak, dan sebagainya. Uang dingin adalah uang yang benar-benar uang yang untuk ditabung untuk jangka waktu yang relatif lama, atau uang yang di sisihkan setelah kebutuhan pokok terpenuhi. Hal itu berlaku untuk pemula yang belum mengerti tentang trading saham, selain itu bagi muslim sebaiknya pilih saham-saham syariah dan dengan cara yang syariah juga.

Terjun ke dunia saham ini tidak ada batasan modal (uang) minimal untuk memulai, kita dapat memulai dengan setoran awal 100 ribu untuk sekuritas tertentu seperti indopremier, namun juga ada beberapa sekuritas yang menetapkan beberapa juta untuk setoran awal. Membuka akun sekuritas adalah hal pertama yang dilakukan jika ingin menjadi trader saham, bagi muslim telah ada sekuritas syariah atau akun syariah. Modal yang kita pakai besar kecilnya mempengaruhi keuntungan yang didapat, selain modal juga skill dan pengetahuan, jika modal besar tetapi tidak dapat mengambil momen maka malah dapat rugi besar, jika dapat menentukan momen jual dan beli semakin besar modal semakin besar juga keuntungan.

Kita tidak harus langsung modal besar untuk memulai, misal memulai dari 1 juta kita mulai belajar jual dan membeli kemudian mempelajari saham-saham saham yang ada, untuk muslim dapat mempelajari saham-saham yang masuk daftar saham syariah.  Saya sendiri memulai belajar trading saham dari setoran sekitar 100 ribu namun tidak langsung ke saham, hanya berapa rupiah saja tidak sampai 100 ribu untuk beli saham sebagian besar beli reksadana, lalu pelan pelan sambil belajar investasi saham, tabungan reksadana saya jual untuk beli saham, tidak perlu pindah Rekening Dana Nasabah (RDN) karena saya memakai satu aplikasi untuk beberapa produk investasi. Awalnya beli sembarang saham, setelah di biarkan dan ada untung sedikit saya jual, lama-kelamaan menjadi tertarik dan penasaran, hingga saat ini pun saya masih belajar dan menuliskan ini untuk proses belajar saya agar tidak lupa masa lalu untuk pelajaran, doakan sukses ya gaes.

Jika anda ingin hari ini bergabung dan bulan depan panen anda dapat mengikuti rekomendasi dari beberapa coac trading saham dan modal anda juga harus relative besar misal 100 juta menurut penulis tetapi itu relatif, biasanya rekomendasi dalam betuk grub berbayar, mereka akan memberikan rekomendasi saham apa yang berpotensi akan menguntungkan, namun tidak semua rekomendasi mereka tepat, karena mereka hanya memberikan rekomendasi berdasarkan analisis mereka, terkadang tepat terkadang meleset. Cara itu pun masih belum tentu berhasil karena harus mengasah skill trading anda, ketepatan waktu membeli dan menjual saham yang direkomendasikan adalah mutlak harus di kuasai jika ingin cepat dapat untung. Selain keuntungan risiko rugi jika rekomendasi meleset harus disiapkan mental anda. Psikologis anda juga berpengaruh terhadap trading anda dalam dunia saham ini.

Saran penulis pelajari dulu seluk beluk dunia saham sebelum terjun dengan modal besar, karena bagi pemula seperti saya porto merah alias rugi itu biasa, terkadang modal tergerus hingga 30% bahkan lebih, boro-boro untung malah berkurang modalnya. Maka dari itu asah dulu kemampuan anda dalam trading saham pelajari seluk beluk dan ilmunya sebelum berani terjun dengan uang besar.

Jika anda sudah mengerti dapat meningkatkan modal sedikit demi sedikit atau nekat dengan modal besar jika anda sudah yakin, namun risiko rugi itu tetap ada dan risiko ditanggung masing-masing. Maka dari itu perlu manajemen uang kita misalkan uang anda 100 juta, maka jangan dibelikan semua belikan saham 50 juta setengahnya dalam bentuk uang cash di Rekening Dana Nasabah (RDN) untuk antisipasi jika target kenaikan harga tidak terpenuhi untuk (everage down) membeli saham tersebut ketika sudah di titik support kuat (tetapi bukan yang saham harga 50 ya / harga paling bawah), beli di area support jual di area resisten, atau sesuai strategi trading anda yang anda yakini dan pelajari, dan semua untung rugi menjadi tanggung jawab masing-masing.

Disini penulis hanya berbagi pengalaman dari berbagai pengetahuan tentang saham berdasar diskusi di grub-grub saham dan baca-baca juga praktek trading, hingga saat ini pun penulis merasa belum menguasai, maka dari itu tulisan ini wujud dari proses belajar, penulis dan pembaca artikel ini saya harapkan untuk proses belajar bersama untuk melahirkan investor-investor handal di masa depan juga untuk memupuk generasi muda agar rajin menabung selain uang dapat juga menabung saham, karena menurut penulis belajar investasi sejak muda akan baik untuk bekal dimasa depan, karena pengalaman adalah guru yang baik. Selain itu dunia saham sangat erat dengan dunia usaha, dan Negara kita membutuhkan pengusaha-pengusaha untuk menopang ekonomi Negara.

Kembali ke cara mendapat penghasilan sampingan dengan trading saham, jika anda sudah mahir dengan memanfaatkan fluktuasi harga kita dapat mengambil capital gain (selisih harga) jual saat mahal dan beli saat murah itu prinsip trader saham, jika anda sudah konsisten dengan itu maka jika modal anda 100 juta dalam setahun misal untung 24% maka sudah dapat untung 24 juta, dengan asumsi kadang rugi kadang untung, jika sehari dapat untung 2 % saja maka cukup 12 hari untuk mendapat 24%, dalam setahun cukup 12 hari cuan 2 %, hari-hari sisanya untuk menutup kerugian, karena terkadang analisa kita salah kadang portofolio kita minus, tekadang harus jual rugi, namun tetap harapan kita adalah untung, bagaimana caranya ya belajar belajar dan belajar.

Oke sob, saran penulis belajar dulu sebelum terjun ke dunia saham karena dunia saham itu sangat “kejam”, dengan cepat uang anda akan melayang jika salah penempatan, tetap hati-hati, anda dapat membaca-baca artikel lain di blog / web ini mengenai strategi trading saham, dan tulisan ini menyatakan disclaimer on, segala kerugian atas penggunaan informasi ini menjadi tanggung jawab masing-masing.

Beda Strategi Trader VS Investor di Dunia Saham

        Bagi anda yang masih pemula atau awam didunia saham seperti saya ini, saat baru terjun di dunia saham munkin ada pertanyaa anda ingin jadi investor atau trader, tentukan dulu tujuan anda sebelum membeli saham, nah memang apa beda investor sama trader? Berikut kami gambarkan dalam sebuah pemaparan singkat dari dua orang pelaku pasar. Sebut saja Rani – bukan nama sebenarnya (Investor saham kawakan), lalu sebut saja Velly – nama samara (trader saham skill tingkat dewi), dua duanya sama-sama berkecimpung didunia pasar modal khususnya saham Indonesia, secara umum kedua nya adalah investor saham namun cara untuk mendapat keuntungan berbeda antara Rani dengan Velly.

Jika Velly setiap pagi-pagi setelah subuh ia mencari caham yang potensial hari bursa hari ini saham mana yang akan naik, tidak pedulu saham tersebut tidak memiliki keuntungan bahkan rugi, yang penting hari ini naik minimal 2% dari harga beli, setelah menganalisis saham tepat pukul 08.00 WIB Velly memasang posisi beli terhadap saham yang ia prediksi akan naik hari ini, sehingga tepat pukul 09.00 WIB ia telah mendapat saham yang ia incar beberapa menit kemudian harga saham tersebut terbang naik karena banyak yang membeli pada hari itu, setelah kenaikan sekitar 2% - 4% velly menjual saham tersebut karena sudah untung dan tidak melihat apakah harga saham nanti apakah akan naik atau turun lagi, dan begitu setiap hari strategi Velly dalam transaksi saham maka trader yang hanya membutuhkan waktu harian, mingguan atau sebulan dua bulan saja tidak sampai 1 tahun dapat di bilang seorang “TRADER”.

Sedangkan Rani untuk berinvestasi saham memilih saham dengan analisis fundamental dan rutin minimal sebulan atau per tiga bulan memlihat laporan khususnya keuangan laba rugi perusahaan tersebut, memilih perusahaan yang memiliki reputasi bagus semisal setiap tahun bagi deviden, merupakan perusahaan yang profit, memiliki manajemen yang baik, dengan harapan di masa yang akan datang harga saham akan naik berkali-kali lipat dan mendapat deviden setiap tahunnya, Rani membeli saham perusahaan A dan ia tetap tahan hingga setahun kedepan tidak menjualnya lagi karena ia yakin harga saham tersebut dari tahun ketahun akan semakin bagus, dan setiap tahun mendapat deviden. Nah jika pola investasi seperti Rani tersebut dapat dibilang seorang “INVESTOR”.

Sebenarnya secara hukum antara Trader dan investor sama saja, hanya istilah para pelaku pasar modal khusunya saham untuk membedakan investor jangka panjang dan para investor jangka pendek, bahkan masih ada lagi beberpa istilah aneh seperti mafia saham, Bandar saham, spekulan saham, pom-pom dan sebagainya.

STRATEGI TRADER SCALPING, SWING, ONE DAY TRADE (ODT)

Bagi yang berkecimpung di dunia saham tentu sering membaca atau mendengar istilah scalping, day trade dan swing, apa persamaan dan perbedaan dari ketiganya, sebenarnya ketiganya hanya penamaan saja karena yang membedakan hanya teknik jual-beli yang digunakan.

Persamaan dari ketiganya yaitu sama-sama dalam rangka jual-beli saham untuk mencari keuntungan, kapital gain adalah yang dicari dengan memanfaatkan fluktuasi harga saham, caranya membeli harga saat murah kemudian menjual saat harga naik. Ketiganya memiliki karakter jual-beli saham rentang waktu relatif pendek (sort trading) sehingga tidak menunggu hingga tahunan, bahkan ada yang hanya beberapa menit saja.

Jual-beli saham dengan teknik scalping menurut apa yang penulis mengerti adalah jual-beli saham secara sort term, bisa jadi hanya beberapa detik saja atau beberapa menit saja, sehingga teknik ini digunakan oleh mereka yang sudah berpengalaman dan memiliki jam terbang yang tinggi. Sebagai contoh misalkan membeli saham Jam 10.00 WIB done buy dapat di jual 10.16 WIB (jika harga sudah naik misal 2%) hanya 16 menit saja bahkan kurang. Teknik scalping ini biasanya menggunakan analisis teknikal sehingga dapat diprediksi beberapa menit lagi harga akan naik, biasanya menggunakan grafik per menit atau per beberapa detik dalam membaca gerakan harga sahamnya, juga melihat antrian jual dan beli, maka dari itu butuh pengetahuan yang dalam dan pengalaman karena jika telat menjual beberapa menit saja harga dapat turun lagi dan malah rugi. Prediksi atau analisis juga tidak selalu tepat, karena analisis itu tidak ada yang 100% akurat, tergantung juga dari pengalaman analis itu sendiri seberapa akurat analisisnya maka perlu strategi SL (stop loss), menjual rugi saham yang telah kita beli agar kerugian tidak semakin banyak.

ODT, berbeda trading dengan teknik one day trade / ODT (hampir sama dengan scalping) hanya saja waktu yang dibutuhkan dapat satu hari bursa atau beberapa hari, namun biasanya harian pagi beli sore jual atau kalau sudah untung jual, atau sore beli besok paginya di jual. Jadi perbedaannya antara scalping dan one day trade adalah jangka waktu scalping lebih pendek dapat beberapa detik atau menit saja, sedangkan ODT dapat memakan waktu beberapa jam bahkan harian. Keduanya memakai analisis teknikal, namun jika scalping dapat memakai volume jual dan beli atau bid dan offer, sedangkan ODT lebih condong analisis grafik harga, itu menurut pendapat saya saja mungkin ada yang berpendapat lain.

Swing trader memakai teknik swing trade, teknik ini masih menggunakan analisis teknikal namun masih melihat fundmental saham, tentu memilih saham dari perusahaan yang berfundamental bagus, menurut saya analisis fundamental untuk pondasi jika kemungkinan terburuk terjadi atau jika harga turun tiba-tiba jauh dari prediksi, misal karena berita buruk dari perusahaan tersebut harga jadi turun. Para trader swing ini kebanyakan mengambil posisi hold (menbeli kemudian ditahan / tidak di jual dulu) hingga waktu tertentu (tentu hingga harga naik) bisa saja trading harian, mingguan atau bulanan. Tren pasar juga statistik saham dari segi harga juga volume di analisis sehingga dapat mengambil posisi buy saat harga turun, kemudian telah diprediksi harga akan naik lagi (ingat support dan resisten).

Cara Menghindari Kerugian Saat Trading Saham

Cara mengatasi atau meminimalisir risiko trading swing jika dalam teknik sclaping dan ODT terdapat trading plan yang namnya Stop Loss (SL) harian, maka dalam trading swing dapat memakai teknik average down yaitu strategi membeli saham secara bertahap saat saham jatuh, dengan demikian rata-rata saham yang turun milik kita menjadi turun, misal kita hari ini menbeli saham TINS di harga 2.400 sebanyak 10 lot karena news atau harga komoditas timah turun, maka hari itu dan beberapa hari berikutnya malah turun terus hingga harga 2.100 nah saat harga 2.100 ini kita beli saham TINS lagi sebanyak 20 lot dengan harapan besok akan naik ternyata harga TINS turun lagi, disini anda boleh memutuskan membeli lagi untuk average down atau hold hingga harga menyentuh titik support kuat baru beli saham TINS lagi sebanyak 40 lot misalkan diharga 1.500. Sehingga total saham TINS yang kita miliki sebanyak 70 lot dengan rata-rata harga tentu dibawah 2.000 sehingga nantinya jika harga kembali ke level 2.400 atau lebih kita sudah mendapat profit, namun kita harus konsisten dan sabar selain analisis baik teknikal maupun fundamental mengenai prediksi bahwa harga beberapa bulan kedepan akan kembali ke harga saat kita membeli pertama kali, jika prediksi salah maka kita pasti rugi, maka penting menganalisis saham tersebut sebelum memutuskan membeli saham. Pilihlah perusahaan yang tepat dengan fundamental bagus dan stabil sehingga ada kemungkinan harga akan kembali menanjak, bukan sebaliknya jika saham yang dibeli adalah perusahaan yang mau bangkut ya sudah wasallam apalagi menuju gocap atau otw suspent. Maka pilihlah saham perusahaan yang bagus.

Strategi lain yang dapat digunakan untuk membatasi kerugian adalah stop loss (SL) strategi ini sama saja dengan teknik scalping atau OTD, begitu juga dalam scalping dan ODT juga dapat memakai strategi average down namun waktunya lebih singkat sehari atau beberapa hari saja. Stop loss adalah menjual saham jika mencapai titik minus yang telah kita tentukan dalam trading plan yang kita buat, hal ini terjadi karena prediksi kita meleset sehingga harga saham yang kita harapkan naik malah turun.

Oke, jadi kalian memilih teknik yang mana untuk transaksi saham anda? atau kalian memilih menjadi investor dengan analisis fundamental dan menanti pembagian deviden? Jika uang kalian minimal 1 miliar lumayanlah hasilnya dengan menjadi investor dengan mengandalkan deviden saja. Jika anda ingin mendapat keuntungan selain dari deviden dapat memanfaatkan fluktuasi harga dengan menjadi trader. Trader dapat menggunakan ketiga teknik tersebut diatas pilihlah atau silakan dicoba mana yang cocok untuk kalian, karena tidak ada metode atau strategi yang sempurna begitu juga analisis tidak ada yang 100% akurat karena teknik, strategi dan analisis hanya alat bantu saja, meski tidak sempurna dalam kenyataan para trader memakai itu karena memang cenderung sesuai mendekati akurat meski terkadang salah.

Saat ini saya sendiri masih mencari teknik yang tepat agar dapat profit konsisten tiap bulan sesuai harapan, sejujurnya awal investasi saham hanya untuk nabung bukan trading harian namun saya rasa begitu lama mendapatkan keuntungan jika modal minim seperti saya ini, sehingga kemudian belajar trading harian atau swing mingguan / bulanan dengan harapan dapat profit lebih dibanding hanya mengharap deviden, namun ternyata tidak semudah itu, kondisi pasar tidak menentu terkadang rugi terkadang untung, hingga saat ini masih memakai uang kecil dan masih belajar.

Menurut data dari burssa efek Indonesia (BEI) investor saham meningkat seiring waktu, sebab banyak perusahaan skuritas yang gencar mengadakan sosialisasi sekaligus promosi untuk menggaet nasabah. Meski kebanyakan adalah investor ritel namun itu sangat berarti, bahwa masyarakat mulai melek saham.

Psikologi Trader, Kunci Sukses Trading Saham

Hai, gaes kali ini saya akan membahas tentang salah satu kunci dalam kesuksesan dalam trading saham, bagi teman-teman yang seorang trader saham mungkin pernah merasakan senang, sedih, emosi, ingin cepat untung dan sebagainya. Perasaan seperti senang, sedih termasuk dalam ranah jiwa kita (Psikologi Trader), terkadang logika kita tertutup oleh emosi sesaat, padahal dalam dunia saham cukup beberapa detik saya untuk membeli atau menjual saham, maka tidak disarankan membeli atau menjual saham hanya karena emosi sesaat.

Sebagai contoh, Budi seorang trader ritel saham, ia membeli 100 lot saham ASRI kemudian beberapa jam harga naik 2% padahal target awal memang 2% keuntungan ia akan menjual sahamnya, kemudian beberapa saat ia melihat harga saham ASRI naik lagi menjadi 3% karena ingin cepat untung banyak, Budi menambah lagi lot menjadi 2 kali lipatnya 200 lot, padahal trading plan nya hanya menargetkan 2% saja, setelah membeli lagi saham tersebut ia menunggu agar harga naik lagi namun apa yang terjadi, harga saham ASRI malah berbalik arah menjadi merah -2% (minus dua persen), kira-kira dalam hati “menggerutu : kenapa tadi saat untung tidak saya jual, malah beli lagi sehingga sekarang porto merah”, Budi kemudian menjual sahamnya ketika minus alias merah tentu merugi dari segi nilai, Budi menjual saham ASRI 200 lot (semua) karena takut harga turun lagi, sehingga Budi menanggung kerugian akibat takut dan memutuskan jual rugi. Perasaan senang saat saham kita naik sehingga sayang kalau mau jual membuat kita serakah ingin untung lebih banyak lagi padahal tidak ada yang tahu kapan saham akan turun harga. Begitulah kira-kira manfaat disiplin sesuai trading plan kita dan mengendalikan emosi kita jangan sampai jual atau beli berdasar emosi sesaat itulah Psikologi Trader.

Ketika saya ikut grub premium edukasi saham dan rekomendasi dari suatu Grub Premium membahas Psikologi Trader menyatakan bahwa jika anda mampu mengendalikan  ketakutan, keserakahan, trading anda akan lancar. Pasar saham menawarkan godaan yang besar seperti berjalan di gudang emas. mereka memancing serangan keserakahan atau juga gelombang ketakutan, ketakutan apa? Ketakutan akan kehilangan yang lebih besar (cut loss). Emosi membuat trader bagaikan berenang disungai yang ada banyak buayanya, usaha anda menghindar dari buaya sangat kuat, usaha anda yang kuat ini membuat semakin yakin anda mampu keluar dari sungai tersebut, akan tetapi kenyataan bahwa banyak buaya dan besar buaya membuat anda kalah, so jangan kecebur ke sungai (jangan emosi). Kesuksesan atau kegagalan trading anda tergantung pada emosi anda sendiri. Anda mungkin memiliki manajemen trading yang bagus tetapi karena anda arogan, takut atau marah membuat anda tidak disipilin menerapkan trading plan anda dengan baik.

Ketika gelombang porto memerah sesaat (misal satu bulan) padahal trading plan anda membeli untuk dapat deviden, dan menjual saham tersebut nanti jika sudah kembali ke harga normal atau hijau, namun karena harga turun terus, hingga beberapa minggu (porto tidak kunjung hijau) karena anda marah dan takut rugi lebih banyak sehingga anda menjual saham tersebut ketika saham anda minus alis merah, karena tidak sabar menunggu, dan ingin cepat membeli saham yang lain yang menggiurkan karena ijo royo-royo, itu sebagian contoh manajemen emosi anda, hal ini juga lebih condong ke kualitas mental masing-masing, meski memiliki ilmu analisa sama namun faktor psikologis juga berpengaruh.

Sebuah grub premium edukasi saham berpendapat bahwa mayoritas trader menghabiskan sebagian waktum mereka mencari trading yang bagus, ketika sudah masuk sebuah trading mereka tidak mengelolanya melainkan “menggeliat” dari penderitaan atau “menyeringai” karena kegirangan, mereka menaiki roller coaster emosi dan melewatkan elemen inti dari kemenangan managemen emosi. Ketidak maupuan untuk mengelola diri sendiri (secara psikologi) membawa kepada managemen risiko yang buruk dan kerugian.

Perasaan yang dirasakan ribuan trader bergabung menjadi gelombang Psikologi Trader yang besar yang menggerakan pasar saham. Jika pikiran anda tidak sesuai dengan pasar atau anda mengabaikan perubahan dalam hal psikologis, anda tidak memiliki peluang untuk menghasilkan uang dari trading. Trader profesional akan mengenali begitu pentingnya psikologi pasar, sedangkan sebagian besar trader (amatir) mengabaikan psikoligis.

Jika kita selalu menggunakan perasaan dan emosi kita tentu akan jauh dari trading plan kita kecuali kebetulan untung, tapi yang namanya jual beli saham harus memiliki rencana, analisa agar tidak menjadi spekulan, karena trader itu dalam keputusn jual atau beli harus berdasar analisis baik fundamental atau teknikal, perlu juga trading plan dan money management selain harus mampu membaca psikologis pasar juga menguasai psikologi diri agar mampu mengikuti pasar, agar tidak malawan arus trend pasar.

Di grub investasi saham di platform facebook ada beberapa yang mengeluhkan ketika dibeli harga saham turun, ketika cut loss dijual harga malah naik, atau anda sendiri pernah mengalami perasaan seperti itu? Kesalahan seperti tersebut diatas merupakan kesalahan mindset atau polapike kita, saat kita dalam posisi marah maka kita trading tidak fokus kejiwaan kita terganggu sebab portofolio saham kita merah, atau asal beli saham tanpa analisis, tidak peduli untung atau rugi.

Selanjutnya mengenai kenapa saat kita beli saham kok harga saham tersebut turun, karena orang yang ingin cepat kaya instan maka butuh yang di korbankan (macam rampok hehehe) siapa yang di rampok, ya para trader yang tidak mampu menganalisa saham dengan baik dan trader yang psikologinya terganggu, so jaga psikologi anda saat trading saham, keputusan saat marah adalah tidak baik. Alasan lain ketika saham yang kita beli kok turun adalah memang saham tersebut sebelumnya udah naik dan saham yang reversal palsu, jadi saham yang naik butuh turun, dan saham yang turun itu butuh naik.

Kalau ketemu saham yang naiknya drastis maka turunnya juga akan drastis dan sebaliknya. Biasanya jika dikasih saham merah dia nya tidak mau masuk, tetapi giliran langsung ke hijau maka ia berani untuk masuk, apa alasannya? Secara logika kalau merah bisa jadi tambah dalam turunnya atau kalau hijau kemungkinan aja akan semakin naik, tidak itu tidak benar jadi buag polapike yang seperti itu tanamkan polapike bahwa “saham naik itu butuh turun, dan saham turun itu butuh naik”.

Lalu kapan waktu yang tepat untuk beli? ya saat muncul sinyal beli dong gaes, saatnya beli ya beli saat ada sinyal jua ya jual. Sinyal beli seperti apa? Secara teknikal cara analisis masing-masing orang berbeda, anda dapat mempelajari analisa teknikal saham atau juga fundamentalnya.

Bahaya trading saat marah atau saat berambisi akibat psikologi trading yang buruk, maka saat marah jangan dipaksakan trading, jangan pernah menjadi trader yang menjadi jagoan saat market melawanmu. Saat ambisius, kalau cut loss berkali-kali maka jangan paksakan untuk trading, kalau duit mu habis di cut loss biasanya sifat manusia itu gimana caranya agar uang yang hilang agar kembali lagi, apa yang terjadi? Dia berani masuk beli saham lagi yang sudah merah dengan modal besar dengan psikologi marah, malah turun lagi saham yang dibeli terus cut loss lagi, tambah ambisius jika tidak terkendali psikologisnya maka hal konyol dapat saja terjadi anda akan berlalu ke trading dengan margin / limit (pinjam uang dari sekuritas) ya kalau untung kalau kena margin call waduh tambah dalam nih porto merahnya, bisa habis tuh modal jadi modal-madul. Jadi kalau saat psikologi kita sudah down / terganggu udah STOP jangan trading dulu tenangkan emosi kita.

Lalu kenapa saham dijual cut loss malah naik, khusus saham gorengan, Bandar itu ada team khusus untuk melihat siapa yang masuk siapa yang keluar, jadi seperti diatas kalau sudah ada korban (cut loss) maka disana aksi naik mulai terjadi, jadi ikuti pergerakan Bandar jikalau itu saham gorengan, kalau Bandar akumulasi ikut akumulasi jika Bandar distribusi ikut jual barang, atau jika terdeteksi bandarmologi saran kami hindari saham gorengan. Cie-cie itu semua hanya pendapat sederhana saja yang sebagian di ambil dari bahan mentor di grub sekolah trading, boleh kok di kritik karena saya nulis ini sambil belajar. Semoga bermanfaat ya gaess.

Minggu, 28 November 2021

JURUS CUAN PARA TRADER SAHAM DARI ANALISA HINGGA TRADING PLAN

Apakabar sobat nabungmania, kami berharap kita sehat-sehat saja dan tidak kurang suatu apapun, semoga juga diberi kelancaran rizki. Pada kesempatan ini kita akan membahas seputar saham khususnya tentang analisis teknikal, apa sih analisis teknikal dalam saham, apa saja yang perlu dipersiapkan, tentu disini tidak membahas secara mendalam hanya sekedar untuk mengetahui secara umum apa itu analisi teknikal, yang biasanya di gunakan oleh trader sebelum memutuskan membeli suatu saham. Selain analisis tentu trader saham juga menyiapkan rencana trading nya dari rencana A, B hingga C bahkan rencana Z yang sering disebut trading plan. Selain analisa dan trading plan trader sebaiknya dilengkapi dengan ilmu manajemen keuangan atau money manajemen agar meminimalisir risiko dalam trading saham.

Mengenal Analisa Teknikal, Untuk Trading atau Investasi Saham

Analisa teknikal dari saham ini lebih mengandalkan grafik masa lalu, meski ada beberapa grafik dalam saham namun yang sering digunakan adalah jenis cadle, cadle ini dapat menggambarkan harga saham pada masa lalu, dari harga pembukaan, harga tutup, harga tertinggi dan harga terendah juga warna hijau, merah atau kuning menandakan harga tutup apakah naik atau turun atau tetap dari harga hari bursa sebelumnya, maka dari itu grafik cadle ini banyak yang menggunakan.

Memakai historis grafik masa lalu dapat dianalisis berdasar perilaku pelaku pasar, baik secara psikologis atau segi lainnya, sehingga suatu grafik di anggap selalu berulang-ulang sesuai dengan grafik sebelumnya, meski tidak 100% akurat namun paling tidak sering benar mendekati prediksi dari pada tanpa analisis atau hanya feeling yang tidak ada dasar ilmu teorinya, karena feeling itu dekat dengan spekulasi sehingga sebaiknya dihindari.

Apasih yang dicari dengan analisis teknikal ini, kembali lagi kepada tujuan awal dari beli saham untuk apa apakah untuk waktu yang lama atau hanya mencari keuntungan saat harga sudah naik kita jual, secara umum kita membeli saham untuk mendapat keuntungan, sehingga dari analisa teknikal tersebut kita berusaha mencari saham-saham yang harganya akan naik dan menghindari saham-saham yang harganya akan turun. Namanya juga analisis, tidak ada yang menjamin 100% benar, namun secara umum telah digunakan sebagai acuan dalam upaya memutuskan jual atau beli saham. Contoh sederhana adalah belilah barang saat harga bawah (support) dan jual saat harga tertinggi (resisten) itu contoh sederhana agar kita dapat keuntungan dari jual-beli saham.

Sedikit contoh dari analisa teknikal adalah mencari titik support terdekat dan titik resisten terdekat, anda dapat mempelajari melaui buku-buku tentang ini atau mencari aplikasi tentang saham yang menyediakan fitur support dan resisten ini. Secara umum support dalam analisa teknikal saham adalah titik harga kuat terendah terdekat, sedangkan resisten dalam analisa teknikal saham adalah titik harga kuat tertinggi terdekat. Support dan resisten ini dapat menetap beberapa waktu dan dapat juga ditembus (jebol) sehingga akan membentuk titik harga support dan resisten baru. Analisa ini dapat digunakan meski tidak 100% benar maka dari itu diperlukan teknik analisa teknikal lainnya juga, sederhananya sebaiknya beli diarea support jual diarena resisten, karena secara teori jika harga saham mendekati support (harga terendah terdekat) kemungkinan akan berbalik menuju harga resisten, sebaliknya jika berada diharga resisten (harga tertinggi terdekat) maka akan kembali turun menuju harga support. Namun kabar buruknya tidak selamanya titik, titik tersebut bertahan diharga yang sama karena ada kemungkinan ditembus disebabkan oleh banyak faktor seperti berita baik atau sebaliknya, aksi koorporasi dan sebagainya.

Artikel ini sebagai pengenal apaitu analisis teknikal saham, maka hanya membahas secara umum saja, agar tidak terlalu dalam dan jlimet sehingga membuat pembaca pusingi sebab saking banyaknya yang dibaca, kayak saya kalau baca banyak-banyak jadi pusing sendiri malah nggak dapat ilmu nya. Sekian dulu artikel dari kami semoga dapat memahami atau memberi gambaran singkat apaitu analisa teknikal dalam jual-beli saham.

Manfaat analisis teknikal bagi investor jangka panjang saya kira sebagai acuan kapan sebaiknya menambah jumlah saham agar mendapat harga yang murah dan dapat memaksimalkan keuntungan karena dapat menekan modal yang di keluarkan dan diharapkan keuntungan yang maksimal.

    Trading saham memerlukan perencanaan (trading plan) agar arah nya jelas, karena karakteristik saham yang tinggi risiko, harga fluktuatif dan tidak tahu harga akan naik atau turun maka perlu manajemen uang (money management) agar trading kita aman, Trading Plan & Money Management dalam jual beli saham merupakan salah satu usaha para trader untuk mengelola uang agar mendapat keuntungan maksimal, agar tidak rugi akibat penurunan harga, nah disini kita akan membahas hal itu tentang apa itu rencana trading dan apa itu mengatur keuangan agar uang yang ada di akun sekuritas kita tetap aman dan berkembang.

Apa Itu Trading Plan

Kita mulai dari trading plan, apa itu trading plan, penjelasan ini sekedar pengertian trading plan sesuai dengan yang saya pahami bukan pengertian saklek, trading plan adalah rencana beli saham untuk apa? Apakah untuk dapat deviden atau capital gain, tapi yang pasti bukan cari porto merah kan? Hehehe… jika kita beli saham A untuk dapat capital gain 2% - 4% maka tidak usah nunggu potensial gain menjadi 10%, karena 2% sudah cukup untuk take profit 1, 3% take profit 2, dan 4% take  profit 3, jika saham yang kita beli ternyata naik 20% rugi dong, nggak rugi kok karena dah untung 2% kalo 100 juta kan udah untung 2 juta. Trading plan juga menentukan plan B jika terjadi penurunan harga yang tidak diharapkan, atau analisis kita meleset, misal jika saham yang kita beli -3% (minus tiga persen) maka langkah yang di tempuh adalah menjual rugi saham tersebut (cut loss / stop loss) siapa tahu saham tersebut tembus support terdekat membentuk pola baru sehingga kemungkinan turun lebih dalam agar rugi tidak banyak maka cukup rugi 3%, dapat juga sebelum kita jual rugi kita melakukan average down (beli diharga saat rendah) dan jual lagi saat naik, untuk mengurangi kerugian menjadi 1% atau 2% saja. Plan C jika harga tetap atau turun sedikit di support terdekat kita dapat average down atau hold menunggu harga naik hingga sesuai plan A profit minimal 2% (dua persen),  keputusan ditangan masing-masing apakah akan menurunkan harga rata-rata atau hold sesuai trading plan masing-masing.

Money Management Dalam Trading Saham

    Pembahasan  selanjutnya adalah tentang money management, apa itu managemen uang sesuai artinya adalah mengatur uang, untuk apa? tentu agar uang kita aman, agar uang kita bertambah banyak hindari rugi. Dalam trading saham, money managemen diperlukan walau tidak ada sekuritas yang mewajibkan, karena money management ini salah satu strategi saja agar aman dalam trading. Banyak pemula seperti saya pernah melakukan cut loss (jual rugi) sebab salah penerapan money management (MM), berikut kami beri contoh simple MM dalam trading saham, jika modal kota 10 juta maka gunakan 5 juta saja yang digunakan untuk trading sisanya 5 juta sediakan dalam saldo RDN (cash), untuk apa? Jika saham kita turun (koreksi) dan setelah turun bertahan di titik harga tertentu untuk kemungkinan naik (momen nambah lot) atau average down, maka uang 5 juta tadi kita belikan saham yang koreksi tadi dengan harapan harga setelah kita beli kembali ke harga saat kita beli diawal atau naik, sehingga kerugian dapat kita minimalisir dengan cara itu. Jadi 50% uang cash untuk average down, saat harga saham yang kita beli turun, dengan harapan harga akan naik dan minimal kembali ke harga rata-rata milik kita agar cut loss nya tidak banyak, atau syukur-syukur dapat untung.

    Terkadang kita ragu jika sudah untung kapan waktunya kita jual (take profit), kembalikan ke trading plan masing-masing apakah mau scalping, day trade atau swing, jika scalping dan day trade cukup untung 2% atau 4% cukup. Jika swing dalam 1 minggu 10% sampai 20%, tentu sebelum menentukan pilihan kita butuh analisa apakah saham tersebut cocok untuk swing atau scalping atau day trade, maka perlu analisis minimal teknikal atau dapat juga ditambah analisis fundamental untuk keamanan, atau juga tentang berita baik yang mungkin mempengaruhi harga saham. Jika telah menentukan trading plan jangan lupa menerapkan stop los juga jika saham turun tidak sesuai harapan agar tidak rugi semakin besar jika harga tidak disangka terjun bebas, misal karena news buruk atau hal-hal lain sebagainya.

Baca Juga : analisa teknikal dalam trading saham

    Sekedar cerita awal-awal saya beli saham, saat itu belum tahu apa itu trading plan, money manageman, kelihatan harga murah di beli dan kalau harga saham tadi naik di jual, namun tidak jarang malah harga turun terpaksa nunggu berminggu-minggu bahkan bulan untuk melihat porto hijau, setelah itu ikut grub facebook investasi saham dan mencoba ikut rekomendasi, mungkin saya salah baca rekomendasi atau telat masuk sehingga porto merah lumayan lama, dari situ saya mulai mengenal average down (beli lagi di harga bawah), meski harga turun lagi dan lagi akhirnya modal uang cash habis bisanya cuma nunggu harga naik akhirnya jual-rugi, tapi masih untung ambil pelajarannya dengan modal kecil.

Dari cerita tersebut tentu dapat dilihat perbedaan seseorang yang tahu ilmu trading plan dan money manajemen, sehingga manfaat dari kedua nya tentu dirasakan oleh para trader, atau ingin mencoba.

Disclaimer on …

 

Mengenal Analisis Fundamental Saham dalam Investasi Saham

Perusahaan adalah obyek yang di lihat oleh investor, banyak perusahaan yang menawarkan saham di bursa saham, tentu investor yang cerdas memilih perusahaan dimana ia akan menanamkan modalnya di perusahaan yang menguntungkan. Sesederhana itukah investasi saham di bursa efek? Iya, beli saja saham perusahaan yang memiliki profit banyak, rajin bagi deviden kalo perlu membagikan 100% laba dan harganya murah. Itulah kira-kira gambaran umum tentang analisis fundamental saham, karena saham merupakan penyertaan modal dalam perusahaan maka yang di nilai dengan analisis adalah perusahaan itu sendiri, dari segi modal, utang piutang, asset, keuntungan atau rugi dalam bentuk neraca laporan keuangan secara menyeluruh tentu dari pihak yang berkopenten seperti akuntan publik, yang tentu untuk memenuhi keterbukaan informasi laporan perusahaan akan di publikasikan.

Analisis fundamental ini digunakan untuk investasi jangka panjang (investor) bukan untuk trader harian atau juga mingguan / bulanan, namun tidak salah juga trader harian memakai analisis ini sebagai analisa tambahan, lebih tepatnya analisis fundamental adalah melihat kinerja dari perusahaan itu sendiri secara menyeluruh, dari segi manajemen hingga untung / rugi dari proses usahanya, dan apakah ke depan prospek akan bagus atau tidak, dapat diprediksi dengan analisis fundamental ini. Jika kita ingin membeli saham yang bulan depan atau esok naik, lupakan analisis fundamental, lebih tepat ke analisis teknikal. Jika trader saham melakukan cut loss jika harga saham turun ke level tertentu, tentu analisis fundamental ini tidak mengajarkan hal seperti itu, namun melihat apakah perusahaan ini layak untuk di beli atau tidak, jika memang perusahaan secara fundamental masih stabil, propek cerah, maka walau harga terus turun malah memberi kesempatan kepada investor untuk menambah jumlah saham diharga diskon tersebut.

Secara umum, menurut ilmu yang di akui saat ini hal-hal yang perlu dilihat dalam menganalisis fundamental perusahaan antara lain :

·         * price to book value (PBV)  = harga terhadap nilai buku perusahaan, untuk menilai harga wajar

·         * price to Earning Ratio (PER) = harga terhadap nilai laba bersih per lembar saham, untuk menilai harga wajar

·         * Return on Equity (ROE) = berapa imbal hasil laba perusahaan yang dihasilkan disbanding ataus equity atau modal yang dikeluarkan, semakin tinggi semakin bagus

· * Earning per share (EPS)= laba per lembar saham, semakin          tinggi semakin bagus

· * Debt Equity Ratio (DER) = berapa besar utang perusahaan ke          Bank di banding aset

· * Asset and Leability = berapa asset perusahaan

    Selain hal-hal diatas masih ada beberapa hal yang dapat digunakan untuk menganalisis saham secara fundamental, namun ingat yang nama nya analisis tidak 100% benar,  namun secara umum mendekati benar meski ada beberapa yang meleset akibat faktor yang tidak diduga-duga atau memang terdampak hal diluar prediksi. Memang tidak ada satu pun manusia yang tahu masa depan, hanya mampu membuat rencana dan berusaha mewujudkan dengan logika dan ilmu yang ada.

Ada teman yang berpendapat untuk keputusan investasinya dengan melihat,  antara lain :

EPS nya tumbuh (lihat 3 tahun terakhir)

PER nya dibawah 10 atau lebih dikit dimaafkan asal yang lain         bagus

·      DER nya dibawah 1 lebih dikit dimaafkan

·      Rutin bagi deviden

·      Saham di publik kurang dari 40%

·      PBV di bawah 1 kecuali punya good will

Sekian pengenalan tentang analisis fundamental  saham, uraian diatas hanya pengetahuan umum saja dan pendapat semata bukan rekomendasi untuk memakai informasi diatas, keputusan investasi tetap ditangan masing-masing investor, segala kerugian ditanggung masing-masing pengambil keputusan investasi,  kalo untung bolehlah bagi-bagi.

Kamis, 25 November 2021

Cara Mengais Cuan dari POLA CUP AND HANDLE PATERM DALAM TRADING SAHAM

Pola Cup And Handle dalam trading saham merupakan salah satu analisis teknikal, analisis teknikal sebagai alat bantu dalam memutuskan kapan membeli saham dengan harapan dalam waktu dekat harga akan naik beberapa persen dari modal kita, kemudian kita jual saat harga sudah naik (dipucuk). Analisis teknikal ada banyak pola dan teori, misal sistem Moving Average (MA), juga pola-pola grafik tertentu yang diyakini memiliki pengaruh terhadap harga saham nantinya karena pola investor yang dianggap selalu berulang, namun tetap saja yang namanya prediksi dari analisis masih memiliki peluang untuk salah.

Pola cup and handle sendiri sebaiknya di gabungkan dengan teknik yang lain agar lebih menyakinkan, karena terkadang terlihat pola cup and handle tapi ternyata bukan (tidak akurat), menurut beberapa pakar trading saham pola ini terbentuk membutuhkan waktu beberapa bulan tidak bisa hanya beberapa hari saja, sedangkan untuk menyandingkan dengan analisis lain sebagai contoh disandingkan dengan teknikal support dan resisten, dimana setelah membentuk pola cup maka untuk memastikan harga naik maka perlu menembus harga resisten (break out) terlebih dahulu baru memutuskan beli, karena bisa saja setelah membentuk pola cup namun gagal menembus resisten terdekat sehingga harga malah turun lagi ke support, sehingga gagal membentuk pola cup and handle. Namun ada catatan jika saham tersebut gorengan atau dimainkan Bandar analisis apapun sering meleset karena semua tergantung Bandar jika bandarnya kuat.

Baca Juga :

Mengenai istilah cup and handle sendiri diambil dari namanya cup (mangkuk) pola membentuk mangkuk sedangkan handle adalah pegangan, jadi pola cup and handle dapat dikatakan pola mangkuk dan peganggan. Pola ini diawali pola grafik menurun kemudian beberapa bulan di titik support kemudian naik lagi sesuai periode saat turun hingga mencapai level awal kemudian harga akan turun lagi untuk membentuk pola handle (pegangan) untuk beberapa hari atau minggu sehingga sebagian orang akan mengira bahwa saham ini akan membentuk pola down tren lagi (bisa jadi) namun ada kemungkinan akan naik ketika kembali harga resisten dan menembus resisten (break out), kemungkinan harga akan naik untuk beberapa hari atau minggu diselinggi koreksi wajar hingga mencapai level resisten terbaru.

Namun tetap ingat trading plan masing-masing jika harga semakin turun apakah akan stop los atau tetap menunggu harga kembali naik dengan average down atau tetap ditahan karena fundamental bagus meski menunggu cukup lama, jika pola cup and handle gagal menembus resisten kemungkinan harga akan turun lagi semakin dalam lagi apalagi dibarengi kondisi ekonomi global yang sedang gonjang-ganjing dan news yang buruk, namun tak selamanya saham turun pasti ada kalanya akan kembali naik.

Pola cup and handle ini tidak hanya digunakan dalam trading saham tetapi juga trading yang lain yang menggunakan grafik dalam menganalisa, karena secara teori menusia memiliki kecenderungan respon yang sama terhadap pola perilaku masa lalu, atau manusia sering mengulang pola-pola tindakan yang sama terhadap kejadian yang sama, grafik merupakan kejadian naik turunnya harga suatu saham atau barang tertentu, sehingga pola-pola harga akan cenderung membentuk pola yang sama dari waktu ke waktu, namun ini hanya teori dan tidak selalu benar, namun dapat menjadi alat bantu dalam memutuskan jual-atau beli saham. Pola cup and handle ini sebaiknya digabung dengan teknis analisa teknikal yang lain agar lebih akurat, dan setiap orang memiliki kemampuan menganalisa yang berbeda-beda, sehingga setiap orang dapat menilai berbeda dari suatu grafik saham. Tulisan ini hanya opini dari penulis segala keputusan investasi ditangan masing-masing dan segala kerugian menjadi tangung jawab masing-masing, kalau untung boleh dibagi-bagi hehehe.

Baca Juga :

Sekedar cerita pada bulan Mei 2021 kemarin, ane menganalisis (cie coba-coba) melihat pola pergerakan cadle saham PT. TIMAH Tbk (TINS) membentuk pola cup (mangkok) dari beberapa bulan yang lalu hingga Mei 2021 kemarin, ane lihat grafik cekung membentuk cup, setelah membentuk resisten baru dan turun dari hari ke hari ternyata gagal membentuk handle (pegangan) meski sudah sempat menghijau beberapa hari bursa namun akhirnya hampir menyentuh support lagi dan hingga awal Juni 2021 ini belum menjebol resisten yang diharapkan. Jadi dari kejadian ini dapat juga pola cup and handle gagal terbentuk sehingga membentuk pola-pola yang lain, selain pengaruh analisis teknikal yang menggerakan para trader, perkembangan ekonomi juga berpengaruh juga harga komoditas timah juga mempengaruhi harga saham TINS ini, news juga berperan penting dalam mempengaruhi harga saham ini.

Setelah di awal tahun ini TINS menyentuh harga tertinggi sejak 10 tahun terakhir, sebab ada kabar-kabar dari perusahaan TESLA yang memasukan TINS dan ANTM menjadi rantai produksi TESLA, meski kabar tesebut masih samar-samar para investor sudah berbondong-bondong memborong saham tersebut, khusus TINS harga hingga menyentuh 2.500 yang sebelum nya tahun 2020 harga dibawah 1000, sekitar 800 dan saat ini berkisar 1500 hingga 1600 an apakah akan mengulang kembali ke atas atau kembali ke bawah? Menurut analisa pribadi saya jika TINS dapat breakout menjebol resisten 1930 maka saya rasa akan menuju ke 2000 an, dan kita tunggu keadaan pasar semoga saja ekonomi stabil dan pulih, apalagi ada good news lagi tentang TINS berkaitan dengan TESLA. Semua tulisan diatas hanya sekedar pendapat bukan saran investasi atau sejenisnya, hanya menyampaikan pendapat segala untung rugi dari informasi diatas menjadi tanggung jawab masing-masing. Disclaimer on.

Analisis dan alat bantu seperti pola cup and handle merupakan bahan analisis, maka setiap analisis tidak selalu benar, karena selalu ada faktor X yang mempengaruhi harga saham, jadi ingat tetap pilih saham-saham yang berfundamental bagus selain menggunakan analisis teknikal gunakan juga analisis fundamental, sekian pendapat dari saya ada salah atau benar mohon maaf, sekalilagi pilih sahan syariah ya gaes semoga berkah. Analisa teknikal saham Analisa teknikal saham Analisa teknikal saham Analisa teknikal saham Analisa teknikal saham Analisa teknikal saham Analisa teknikal saham Analisa teknikal saham Analisa teknikal saham Analisa teknikal saham Analisa teknikal saham. Analisa fundamental Analisa fundamental Analisa fundamental Analisa fundamental Analisa fundamental Analisa fundamental Analisa fundamental Analisa fundamental Analisa fundamental. Faktor news Faktor news Faktor news Faktor news Faktor news Faktor news Faktor news Faktor news Faktor news Faktor news Faktor news Faktor news  Faktor news Faktor news Faktor news Faktor news Faktor news Faktor news  Faktor news Faktor news Faktor news  Faktor news Faktor news. Cup and handle Cup and handle Cup and handle Cup and handle Cup and handle Cup and handle Cup and handle.

Senin, 01 November 2021

Kuliah Online dengan Praktek Jual- Beli Saham

            Jaman sekarang kuliah online tidak melulu mendengarkan Dosen ngoceh atau mengerjakan tugas menyalin atau merangkum buku, khusus untuk di fakultas ekonomi atau di mata kuliah kewirausahaa sebagai dosen dapat dapat memberi arahan kepada mahasiswa agar langsung praktek menjadi pengusaha kecil-kecilan, nah lho bagaimana usaha kecil-kecilan? dapat menjual pulsa online juga pembayaran online lainnya, lebih keren lagi dengan investasi saham atau reksadana dengan membuka dan membeli produk di akun sekuritas baik saham atau produk lain agar mahasiswa lebih familiar istilah Bisnis khususnya tentang perusahaan terbuka.

            PT.Indopremier Sekuritas (IPOT) kode broker PD, perusahaan bergerak dibidang broker saham juga reksadana dan beberapa produk lain, setelah saya mencari info lewat browsing internet akhirnya saya menemukan IPOT ini dengan aplikasi IPOT GO atau yang lain, mencoba mendaftar menjadi member dengan mendaftar akun syariah untuk jual beli reksadana juga saham, menurut hemat saya ini salah satu metode kuliah di kampus meski kuliah online atau online learning tentu bagi para mahasiswa ekonomi bisnis  atau program studi lain perlu mempelajari hal itu paling tidak dalam kurikulum kewira usahaan, apalagi saat pandemik global maka kuliah secara online learning.

           Praktek untuk berwirausaha atau kegiatan investasi dengan praktek daftar menjadi member sekuritas IPOT (indopremier sekuritas) atau yang lain, dengan begitu mahasiswa tidak melulu disuguhi kuliah teori dengan ceramah, membaca, menulis yang monoton dan membosankan, sehingga dengan metode praktek ini dapat memotifasi para mahasiswa untuk menumbuhkan jiwa kewirausaannya untuk menghadapai masa depan setelah lulus bahkan sebelum lulus para mahasiswa dapat meristis usahanya dari semasa menjadi mahasiswa, begitu online learning yang dipadukan dengan praktek dapat bermanfaat bagi mahasiswa, sehingga Dosen cukup mengevaluasi dan mengarahkan agar sesuai capaian yagn akan di raih.

       Pendaftaran akun sekurutas untuk jual beli saham, reksadana atau produk lain ini terdapat formulir pendaftaran ada beberapa lembar yaitu pendaftaran ipot, rekening dana nasabah (BCA Syariah) karena saya memilih transaksi yang syariah, selain itu ada semacam pengikatan / kontrak antara kita dan indopremier sekuritas mengenai pelayanan mereka dan penggunaan produk ipot (peraturannya), juga ada pernyataan. Intinya seperti kita buka rekening di bank, mirip dengan itu. Namun, saat ini dengan aplikasi IPOT yang terbaru cukup secara online saja dan verifikasi online dengan eKTP, seperti seperti itu ketika saya mencoba membuka akun IPOT di aplikasi terbaru.

        Setelah akun IPOT aktif maka kita dapat isi saldo untuk transaksi, cara mengisi saldi dengan mentranfer dana ke rekening dana nasabah IPOT (saya pakai BCA Syariah) cara mencari nomer rekeningnya di akun IPOT setelah login di menu informasi akun, disitu ada informasi salah satunya RDN (Rekening Dana Nasabah).

Sebelum login di email ada pemberitahuan bahwa akun IPOT sudah aktif dan di kirim PIN untuk login kea kun IPOT kita, sedangkan untuk user id dan password sama dengan yang kita daftarkan saat online.

Nah, setelah akun IPOT saya aktif dan isi saldo 150 ribu saya coba beli reksa dana, dan ternyata beli reksadana saat itu tidak dikenakan biaya. Selang beberapa bulan saldo reksadana saya satu juta lebih (nambah saldo tiap ada uang lebih) kurang lebih 4 bulan atau 5 bulan saya jual dan dana saya bertambah lebih dari 100 ribu, menguntungkan sih, jika Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksadana yang kita beli naik, juga sebaliknya.

Saran bagi pemula juga para mahasiswa yang sedang mempelajari ini terutama kuliah online, sebaiknya membeli reksadana pasar uang syariah, karena kemungkinan NAB turun sangat kecil, namun kenaikan juga sedikit-sedikit namun secara umum stabil, kecuali ada kejadian luar biasa seperti krisis moneter dan sebagainya.

Kembali ke masa lalu ketika saya memakai aplikasi buka lapak di fitur buka reksa, saya membeli beberapa produk reksadana antara lain reksa dana pasar uang, reksadana pendapatan tetap, reksadana saham dan reksadana campuran. Saya mengalami kerugian karena di reksadana saham NAB nya turun hampir 500 per unit, sedangkan reksadana yang lain saya mendapat keuntungan meski hanya beberapa ribu rupiah saja, sedangkan di reksadana saham saya rugi hampir 200 ribu kemudian reksadana tersebut secara bertahap saya jual dan saya belikan reksadana yang sebagian sama, dan NAB nya saat itu lagi murah sehingga saya beli di harga yang relative murah dan selang beberapa bulan saya mendapat keuntungan saat itu saya memakai aplikasi ipot sehingga bisa menutup sebagian kerugian sebelumnya (di bareksa). 

Kerugian lain selain penurunan NAB yaitu ada penjualan raksadana di bukareksa yang tidak masuk rekening sekitar 200 ribu dan pernah kebobolan di akun bukalapak dan rugi sekitar 150 ribu, yah namanya usaha rugi itu biasa, apalagi masih status mahasiswa dengan metode online learning tentu belajar dan salah itu biasa agar nantinya ahli di bidang nya.

Cara Mendapat Penghasilan Sampingan Modal 100 Juta

            Mau dapat penghasilan dari perusahaan besar, beli sahamnya dong! Hari ini punya saham PGN besoknya punya saham Antam, waktunya harga naik jual lagi kemudian belikan saham yang berpotensi menguntungkan, dan begitu seterusnya dalam mengelola portofolio keuangan pribadi namun harus hati-hati karena jika salah penempatan malah rugi. Selain capital gain (selisih harga saham) investasi saham juga dapat mengharapkan deviden saja, jika modal cukup besar, jika 100 juta bolehlah dikelola di pasar saham dengan beberapa metode dengan campuran mengharap capital gain dan deviden, disinilah dibahas salah satu cara mengatur keuangan terutama uang dingin (uang bukan hutang, bukan untuk kebutuhan harian, bukan dana darurat).

Jika uang 100 juta jangan mengharap penghasilan yang berlebihan, setiap bulan kita untung 2% -5 % sudah bagus jika konsisten, bahkan ada yang malah buntung alias rugi karena salah memilih saham, nah bagaimana cara agar mendapat profit dari jual beli saham dengan modal 100 juta? Kita bahas secara garis besar saja jika anda tertarik anda dapat membaca buku tentang trading saham atau investasi saham juga kelas-kelas yang mengajari tentang investasi saham, sekaligus untuk belajar cara investasi.

Jika anda belum pernah sama sekali terjun di dunia saham hal pertama yang perlu anda lakukan adalah mencari perusahaan sekuritas sebagai sarana jual-beli, dengan memiliki akun sekuritas kita dapat melakukan beli saham apa saja yang sedang aktif diperdagangkan di Bursa Efek Indoneia (BEI). Untuk memulai sebagian sekuritas mensyaratkan hanya dengan isi saldo ke RDN (rekening dana nasabah) minimal 100 ribu, ada juga yang minimal 10 Juta atau beberapa juta, sesuai dengan kemampuan financial masing masing dan ketentuan perusahaan sekuritasnya.

Indopremier sekuritas yang menawarkan top up 100 ribu sudah akitif akunnya untuk beli saham, untuk pemula memang sebaiknya memakai modal kecil untuk mempelajari teknik jual beli saham, tentang cara beli dan cara jual, lakukan jual dan beli sedikit demi sedikit untuk latihan agar terbiasa untuk jual-beli saham, khusus nya para trader saham yang akan memakai teknik scalping atau one day trading, karena harga saham sangat fluktuatif sehingga jika telat beli atau jual akan tidak sesuai harapan (RUGI), maka sangat penting belajar jual-beli saham secara teknis.

Setelah mumpuni cara jual dan beli sembari belajar itu dapat juga mempelajari saham-saham yang ada di bursa efek, secara umum analisa saham ada analisis fundamental dan analisis teknikal, analisis fundamental ini melihat kinerja perusahaannya hal itu didapat dari data yang dilaporkan di bursa efek, seperti harga saham di pasar apakah sama atau lebih rendah atau lebih tinggi dengan harga perhitungan ((PBV)), apakah perusahaan untung atau rugi dan sebagainya. Mengenai analisa teknikal biasanya untuk para trader harian yang mencari keuntungan dari selisih harga, semakin fuktuatif maka semakin diminati para trader, analisa teknikal hanya melihat grafik pergerakan harga, melihat historis harga saham beberapa hari, minggu, bulan, atau tahun ke belakang untuk memprediksi harga sham nantinya apakah akan naik atau turun, setiap prediksi tidak selalu benar karena analisis hanya alat bantu maka perlu adanya manajemen uang agar meminimalisir risiko dalam investasi, dan rencana investasi yang matang dan perlu disiplin sesuai rencana.

Untuk pemula tidak disarankan untuk trading harian atau teknik scalping karena dibutuhkan pengetahuan dan ketranpilan untuk mendulang keuntungan, jika nekat bisa jadi malah rugi, kan nggak enak. Bagi pemula pilihlah saham-saham yang masuk LQ 45 atau pilih saham yang berfundamental bagus, bagaimana cara mengetahui saham itu berfundamental bagus, hehehe …. Belajar dong, di blog ini ada artikel lain membahas tentang mempelajari itu, dapat di cari di blog ini untuk menambah wawasan meski secara singkat dan garis besar saja sebagai pengenalan dunia investasi termasuk investasi saham.

Oke, kita coba membahas sesuai judul dengan uang 100 juta dapat keuntungan berapa, ngomongin untung ya harus rajin belajar jual-beli dan belajar analisa dulu ya, tidak jarang orang yang baru kenal saham dan rugi ada juga. Jadi intinya belajar dulu baru terjun dengan uang agak gede, misal mulai dengan 1 juta kemudian 3 juta dan seterusnya, baru jika sudah dapat untung konsisten dan mengerti pasar modal khusus saham dapat mengunakan  uang 100 juta tersebut, atau anda nekat baru mulai langsung pakai uang 100 juta, yang menurut saya sih boleh saja asal jangan menyalahkan orang lain jika portofolio anda merah alias rugi.

Cara aman adalah uang 100 tadi jangan dibelikan semua belilah saham yang fundamental bagus dan rajin-bagi deviden, misal bulan ini beli saham X yang akan bagi deviden beli 25 juta misal, dan setelah hari eks date deviden ketika harga anjlok ke titik support anda dapat membelinya lagi sekitar 25 juta, jika naik lagi kesempatan jual, dan begitu seterusnya di bulan berikutnya. Misal beli saham 25 juta dengan yield deviden 3% maka dapat deviden sekitar 750 ribu jika 50 juta dengan yield deviden 3% dapat 1,5 juta sekititsih tapi bagi saya itu lumayan jika rutin, jika uang segitu kurang maka modal dapat ditambah namun harus memakai manajemen uang yang baik misal belikan saham hanya 25 % atau 50% dengan memakai diversivikasi atau beberapa saham dari keseluruhan modal, sisanya 75 atau 50 % sebagai dana cadangan untuk membeli saham jika turun sehingga ketika sudah balik modal dapat dijual kembali (average down).

Jadi anda dengan uang 100 juta tersebut dapat mendapat deviden 750 ribu setiap bulan jika anda dapat mengatur fortofolio anda dengan menempatkan di saham-saham yang akan bagi deviden, biasanya tidak setiap bulan ada yang bagi deviden namun anda dapat mencari dan dalam satu bulan dapat membeli beberapa saham yang akan bagi deviden beberapa kali sehingga 12 saham dalam setahun yang bagi deviden, sehingga sama saja sebulan sekali anda dapat deviden.

Oleh karena itu anda harus belajar dahulu saham-saham mana yang akan bagi-deviden dan kapan waktu yang tepat untuk membeli dan menjual kembali agar tidak rugi dan mendapat deviden. Beli disaat harga masih normal dan dimiliki hingga eks date (perdagangan tidak memuat deviden) dan biasanya saat eks date harga turun, maka tunggu dulu harga normal baru dijual kembali agar kita tidak rugi. Maka dari itu saat harga turun dititik terendah kita dapat melakukan everage down dengan dana cadangan yang kita miliki, setelah portofolio kita hijau dapat kita jual lagi, kemudian belikan lagi saham yang akan bagi-bagi deviden seperti teknik diatas tadi. Seperti itu teori dalam belajar investasi khususnya investasi saham, semoga dapat dimengerti dan sebagai cambuk untuk mempelajari dunia saham khususya Bursa Saham di Indonesia.

Tulisan ini tentu ditujukan untuk pemula dalam dunia saham, bagi yang sudah berpengalaman maka saya yakin anda sudah mengerti dan semoga dapat mempraktekan teknik mendulang Rupiah di Bursa Saham dengan teknik ini.