Sabtu, 11 Desember 2021

Cara Mendapat Penghasilan Sampingan dari Trading Saham

Jadi trader saham tidak harus meninggalkan pekerjaan utama anda, misalkan anda pengusaha anda tidak harus seharian didepan komputer atau gawai anda untuk melihat portifolio saham, cukup beberapa jam atau menit saja untuk melakukan pekerjaan sampingan sebagai trader saham. Jika anda menjadi karyawan maka sama saja polanya, anda dapat memanfaatkan waktu senggang untuk melaksanakan tugas sebagai trader saham yang merupakan sampingan anda. Trader saham termasuk jenis usaha kita untuk mendapat penghasilan tambahan, yang namanya usaha itu terkadang rugi terkadang untung, tergantung anda dan cara anda mengelola usaha tersebut.

Pada mulanya Bursa Saham adalah tempat untuk berinvestasi bagi para pemodal, dimana para pemodal menanamkan saham dan mendapat deviden jika perusahaan yang dimodal-i tersebut untung, maka dari itu investor (pemodal) pada umumnya mencari atau memilih perusahaan yang memiliki reputasi yang bagus dalam pengelolaan sehingga besar kemungkinan perusahaan tersebut untung, sehingga investor dapat pembagian keuntungan. Bursa saham lama kelamaan bergeser menjadi sebuah wadah mengenai cara mencari keuntungan, selain dari deviden para investor juga mencari capital gain atau selisih harga jual dan beli dengan memanfaatkan fluktuasi harga saham di bursa efek.

Menurut penulis untuk belajar trading saham dapat dimulai dengan uang kecil dulu menurut anda jika 1.000.000 rupiah itu uang kecil maka dapat anda memulai dengan nominal tersebut, atau misalkan anda punya uang 100 juta pakai 10 juta untuk belajar atau uang kecil menurut anda, haram memakai uang panas wajib memakai uang dingin. Uang panas itu apa saja, antara lain uang pinjaman (utang), uang belanja bulanan kebutuhan sehari-hari, uang sekolah anak, dan sebagainya. Uang dingin adalah uang yang benar-benar uang yang untuk ditabung untuk jangka waktu yang relatif lama, atau uang yang di sisihkan setelah kebutuhan pokok terpenuhi. Hal itu berlaku untuk pemula yang belum mengerti tentang trading saham, selain itu bagi muslim sebaiknya pilih saham-saham syariah dan dengan cara yang syariah juga.

Terjun ke dunia saham ini tidak ada batasan modal (uang) minimal untuk memulai, kita dapat memulai dengan setoran awal 100 ribu untuk sekuritas tertentu seperti indopremier, namun juga ada beberapa sekuritas yang menetapkan beberapa juta untuk setoran awal. Membuka akun sekuritas adalah hal pertama yang dilakukan jika ingin menjadi trader saham, bagi muslim telah ada sekuritas syariah atau akun syariah. Modal yang kita pakai besar kecilnya mempengaruhi keuntungan yang didapat, selain modal juga skill dan pengetahuan, jika modal besar tetapi tidak dapat mengambil momen maka malah dapat rugi besar, jika dapat menentukan momen jual dan beli semakin besar modal semakin besar juga keuntungan.

Kita tidak harus langsung modal besar untuk memulai, misal memulai dari 1 juta kita mulai belajar jual dan membeli kemudian mempelajari saham-saham saham yang ada, untuk muslim dapat mempelajari saham-saham yang masuk daftar saham syariah.  Saya sendiri memulai belajar trading saham dari setoran sekitar 100 ribu namun tidak langsung ke saham, hanya berapa rupiah saja tidak sampai 100 ribu untuk beli saham sebagian besar beli reksadana, lalu pelan pelan sambil belajar investasi saham, tabungan reksadana saya jual untuk beli saham, tidak perlu pindah Rekening Dana Nasabah (RDN) karena saya memakai satu aplikasi untuk beberapa produk investasi. Awalnya beli sembarang saham, setelah di biarkan dan ada untung sedikit saya jual, lama-kelamaan menjadi tertarik dan penasaran, hingga saat ini pun saya masih belajar dan menuliskan ini untuk proses belajar saya agar tidak lupa masa lalu untuk pelajaran, doakan sukses ya gaes.

Jika anda ingin hari ini bergabung dan bulan depan panen anda dapat mengikuti rekomendasi dari beberapa coac trading saham dan modal anda juga harus relative besar misal 100 juta menurut penulis tetapi itu relatif, biasanya rekomendasi dalam betuk grub berbayar, mereka akan memberikan rekomendasi saham apa yang berpotensi akan menguntungkan, namun tidak semua rekomendasi mereka tepat, karena mereka hanya memberikan rekomendasi berdasarkan analisis mereka, terkadang tepat terkadang meleset. Cara itu pun masih belum tentu berhasil karena harus mengasah skill trading anda, ketepatan waktu membeli dan menjual saham yang direkomendasikan adalah mutlak harus di kuasai jika ingin cepat dapat untung. Selain keuntungan risiko rugi jika rekomendasi meleset harus disiapkan mental anda. Psikologis anda juga berpengaruh terhadap trading anda dalam dunia saham ini.

Saran penulis pelajari dulu seluk beluk dunia saham sebelum terjun dengan modal besar, karena bagi pemula seperti saya porto merah alias rugi itu biasa, terkadang modal tergerus hingga 30% bahkan lebih, boro-boro untung malah berkurang modalnya. Maka dari itu asah dulu kemampuan anda dalam trading saham pelajari seluk beluk dan ilmunya sebelum berani terjun dengan uang besar.

Jika anda sudah mengerti dapat meningkatkan modal sedikit demi sedikit atau nekat dengan modal besar jika anda sudah yakin, namun risiko rugi itu tetap ada dan risiko ditanggung masing-masing. Maka dari itu perlu manajemen uang kita misalkan uang anda 100 juta, maka jangan dibelikan semua belikan saham 50 juta setengahnya dalam bentuk uang cash di Rekening Dana Nasabah (RDN) untuk antisipasi jika target kenaikan harga tidak terpenuhi untuk (everage down) membeli saham tersebut ketika sudah di titik support kuat (tetapi bukan yang saham harga 50 ya / harga paling bawah), beli di area support jual di area resisten, atau sesuai strategi trading anda yang anda yakini dan pelajari, dan semua untung rugi menjadi tanggung jawab masing-masing.

Disini penulis hanya berbagi pengalaman dari berbagai pengetahuan tentang saham berdasar diskusi di grub-grub saham dan baca-baca juga praktek trading, hingga saat ini pun penulis merasa belum menguasai, maka dari itu tulisan ini wujud dari proses belajar, penulis dan pembaca artikel ini saya harapkan untuk proses belajar bersama untuk melahirkan investor-investor handal di masa depan juga untuk memupuk generasi muda agar rajin menabung selain uang dapat juga menabung saham, karena menurut penulis belajar investasi sejak muda akan baik untuk bekal dimasa depan, karena pengalaman adalah guru yang baik. Selain itu dunia saham sangat erat dengan dunia usaha, dan Negara kita membutuhkan pengusaha-pengusaha untuk menopang ekonomi Negara.

Kembali ke cara mendapat penghasilan sampingan dengan trading saham, jika anda sudah mahir dengan memanfaatkan fluktuasi harga kita dapat mengambil capital gain (selisih harga) jual saat mahal dan beli saat murah itu prinsip trader saham, jika anda sudah konsisten dengan itu maka jika modal anda 100 juta dalam setahun misal untung 24% maka sudah dapat untung 24 juta, dengan asumsi kadang rugi kadang untung, jika sehari dapat untung 2 % saja maka cukup 12 hari untuk mendapat 24%, dalam setahun cukup 12 hari cuan 2 %, hari-hari sisanya untuk menutup kerugian, karena terkadang analisa kita salah kadang portofolio kita minus, tekadang harus jual rugi, namun tetap harapan kita adalah untung, bagaimana caranya ya belajar belajar dan belajar.

Oke sob, saran penulis belajar dulu sebelum terjun ke dunia saham karena dunia saham itu sangat “kejam”, dengan cepat uang anda akan melayang jika salah penempatan, tetap hati-hati, anda dapat membaca-baca artikel lain di blog / web ini mengenai strategi trading saham, dan tulisan ini menyatakan disclaimer on, segala kerugian atas penggunaan informasi ini menjadi tanggung jawab masing-masing.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar