Minggu, 28 November 2021

Seni Mengelola Uang Pribadi Agar Lebih Menguntungkan

Hai sob apakabar, kali ini kita akan membahas tentang pengelolaan uang (uang) kita pribadi, bukan berarti kita selalu menghitung-hitung uang kita, tetapi soal cara memanage agar uang yang kita miliki dapat digunakan dengan maksimal, ini merupakan salah satu wujud ikhtiar kita dalam mensyukuri nikmat harta, selain dengan cara menginfakan sebagian harta kita atau sedekah maupun kewajiban (misal zakat harta) jika sudah memenuhi nisab.

Uang yang kita dapat tentu sebaiknya jangan semua dihabiskan, karena kita butuh uang darurat (meski belum tentu terpakai) dan tabungan masa depan, tentu hal itu sangat disarankan oleh konsultan keuangan, karena memang berapapun uang yang kita hasilkan tiap bulan dapat habis untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan yang tanpa batas. Oleh sebab itu kita masing-masing pribadi harus merencanakan untuk apa saja uang yang kita dapat, misal untuk uang bulanan, uang sekolah anak, dana taktis, dana tabungan (untuk investasi). Manfaat dana tabungan, Selain untuk memenuhi kebutuhan hidup pastikan ada uang untuk di tabung, baik dalam bentuk tabungan atau investasi, nah kali ini kita akan membahas soal mengelola uang pribadi dari uang tabungan kita, apakah dibelikan barang investasi seperti rumah (tanah), emas, atau deposito, reksadana, obligasi bahkan ada yang berani ke dunia saham (risiko tinggi), atau dipinjamkan ke orang untuk bermitra dengan cara bagi hasil, kesemuanya itu memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing, dan jika memilih menabung saham maka harus mempelajari terlebih dahulu risiko dan karakteristik saham itu sendiri.

Cara konvensional menabung adalah berbentuk uang tunai dan disimpan, atau di masukan ke bank dalam bentuk buku tabungan, jika sudah banyak ada juga dengan membeli tanah, emas, atau tetap dalam bentuk tabungan agar mudah cair, atau di simpan di rumah dalam brangkas tetapi tidak aman rawan hilang atau rusak. Hal itu cara lama dan banyak orang melakukan terutama jaman dahulu apalagi jaman uang masih dalam bentuk koin jaman kerajaan dahulu kala bank belum ada keles hehehe. Kelemahan menyimpan uang adalah nilai yang termakan inflasi sehingga nilai turun meski dari segi angka tetap, sedangkan ivestasi tanah yang tidak mudah diuangkan karena harus dijual dahulu, sedangkan emas atau perhiasan memiliki risiko penyimpanan berupa rusak atau hilang.

Cara modern saat ini dalam era digital, cara mengelola portofolio uang pribadi kita ada banyak cara, agar uang kita nilainya tidak turun melainkan tambah banyak atau paling tidak stabil, seperti judul diatas bagaimana seni mengelola uang pribadi terutama uang tabungan, yang namanya seni tidak ada yang salah atau paling benar asalkan tidak bertentangan dengan keyakinan kita, keyakinan agama yang kita anut, selama tidak dilarang boleh-boleh saja. Cara modern sat ini banyak cara digital dapat dilakukan dengan motode digital juga banyak bermunculan uang-uang elektronik, meski cara lama tidak serta merta ditinggalkan, seperti cara menabung saham, reksadana, waran, sukuk, obligasi, emas dapat dilakukan secara online.

Cara lain selain investasi di bursaefek dapat juga dalam bentuk deposito, jika menurut Dewan Syariah Nasional haram bunga dari bank konvensional termasuk deposito, maka pilihlah bank syariah, seperti Bank Syariah Indonesia (BSI), dimana bagi hasil tergantung keuntungan yang didapat tidak flat sekian persen seperti bank konvensional namun menyesuaikan dengan keuntungan yang di dapat, jika untuk besar bagihasil besar dan sebaliknya jika untung kecil bagi hasil juga akan kecil.

Cara lain adalah mengikuti financial tecnologi (fintech) dengan ikut serta menjadi peserta, dengan sistem meminjamkan uang langsung kepada anggota lain yang ingin meminjam uang, tentu ada bagihasil atau margin yang telah disepakati diawal. Penambahan yang lumayan dibarengi dengan risiko jika debitor menunggak atau macet dalam mengangsur. Saat ini banyak platform investasi digital, namun pilihlah yang legal dan berijin otoritas jasa keuangan (OJK), jika muslim pilih yang berlabel syariah.

Jadi anda memilih cara yang seperti apa, silakan dipelajari mana yang paling cocok dengan anda, apapun caranya keberhasilan investasi tergntung anda sendiri bagaimanapun caranya, setiap yang menawarkan hasil lebih tentu memiliki risiko yang besar pula.

Sebagai contoh kami berikan ilustrasi sederhana namun bukan sebagai saran hanya sebagai referensi saja, misal setiap bulan menyisihkan 1 juta setelah 10 bulan dibelikan emas batangan (10 juta), sambil menabung lagi 1 juta setiap bulan setelah 10 + 10 bulan selain dapat emas batangan tadi plus uang 10 juta, setelah 10 bulan kita asumsikan harga emas kita jual 11 juta jadi punya uang 21 juta. Sambil menabung lagi setiap bulan dilanjut 1 juta hingga 10 bulan lagi sedangkan uang 21 juta tadi kita belikan saham yang fundamentalnya bagus dan tentu harus dikelola dengan baik agar keuntungan maksimal bukannya malah berkurang, sehingga setelah 10 bulan menjadi 25 juta ditambah uang tunai 10 juta yang dikumpulkan tiap bulan tadi sehingga dalam waktu 30 bulan uang terkumpul 35 juta, nah… seterusnya terserah selera masing-masing sesuai kepribadian masing-masing.

Sekali lagi saya ingatkan jika memilih instrument investasi saham, maka pelajari dahulu sebelum terjun, karena harga saham sangat fluktuatif sehingga jika tidak paham pasar bursa bisa rugi, contoh uang 100 juta bisa berkurang jadi 70 juta atau bahkan lebih minusnya, namun jika anda  pandai mengelolanya maka akan dapat sebaliknya uang 100 juta dapat berkembang jadi 500 juta namun dalam praktek tidak semudah membalikan telapak tangan, atau paling tidak dengan pengelolaan yang baik kita mendapat profit lebih baik jika dibandingkan disimpan di rekening tabungan bank.

Investasi saham memang memiliki potensi imbal hasil meleihi instrument yang lain seperti deposito atau obligasi atau sukuk, jika deposito memiliki imbal hasil yang rata-rata flat misal 4% - 6% per tahun namun bank konvensional kelemahan nya tidak ada fatwa halal dari MUI, maka boleh di coba deposito bank syariah namun imbal hasil sesuai bagi hasil keuntungan. Kembali lagi ke saham, berapa imbal hasil per tahun dari investasi di saham? jawab nya bervariasi tergatung pengelolaan, ada yang 100% ada yang 10% ada juga yang malah rugi minus (dana berkurang).

Uraian diatas dapat memberi gambaran instrument apa yang cocok untuk anda agar uang anda aman dari inflasi dan berkembang. Jika disimpan di bank maka imbal hasil juga relatif sedikit namun tidak mungkin berkurang kecuali ada dana administrasi yang melebihi bagi hasil. Ataukah emas batangan yang perlu tempat penyimpanan dan jika butuh dana harus di jual dahulu, emas memiliki kelebihan nilai cenderung relatif naik setiap tahunnya.

Jika uang anda sudah cukup banyak, seperti pesan pengusaha investasi saham Lo Keng Hong yang membeli saham dari Bursa Efek berupa saham-saham di Bursa dengan menganalisis fundamental perusahaan, maka jika anda yakin dapat terjun ke dunia saham dengan menjadi investor jangka panjang atau sesuai selera, tetapi ingat pelajari dulu dan ambil ilmu dari para investor seperti Loo Keng Hong yang di juluki investor handal dari Indonesia dengan menganalisis saham dengan fundamental bagus, atau membeli saham dengan valuasi murah, tetapi harus mampu menganalisis saham mana yang bagus untuk ke depan.

Jika anda lebih condong ke investasi konvensional, ada baiknya seperti orang-orang tua dahulu, dengan mengumpulkan uang sedikit demi sedikit dan jika ada tanah murah dan potensial dapat kita beli untuk investasi ke depan, namun investasi tanah ini sangatlah tidak liquid, meski tanah dari tahun ke tahun menyesuaikan dengan inflasi dan terus  naik, jika ingin menguangkan tanah harus mencari pembeli yang terbaik (harga tinggi), harus menungggu lama kecuali sudah beruntung dapat pembeli, namun rata-rata menunggu beberapa bulan atau bahkan tahun untuk mendapat pembeli yang cocok.

Saya yakin orang yang mengerti cara mengelola uang pribadi akan memiliki keuangan yang baik, jika memiliki penghasilan yang baik pula, disini kita asumsikan orang yang bekerja atau berwiraswasta dan memiliki penghasilan setiap bulan sehingga dapat menyisihkan uang untuk ditabung. Selain ilmu mengelola kepribadian orang per orang juga mempengaruhi hasil investasi, misal si A dan si B sama sama memiliki penghasilan 10 juta perbulan namun si A suka foya-foya sedangkan si B suka menabung, maka anda dapat menilai sepuluh tahun ke depan bagaimana keadaan keuangan si A dan si B, pasti berbeda.

JURUS CUAN PARA TRADER SAHAM DARI ANALISA HINGGA TRADING PLAN

Apakabar sobat nabungmania, kami berharap kita sehat-sehat saja dan tidak kurang suatu apapun, semoga juga diberi kelancaran rizki. Pada kesempatan ini kita akan membahas seputar saham khususnya tentang analisis teknikal, apa sih analisis teknikal dalam saham, apa saja yang perlu dipersiapkan, tentu disini tidak membahas secara mendalam hanya sekedar untuk mengetahui secara umum apa itu analisi teknikal, yang biasanya di gunakan oleh trader sebelum memutuskan membeli suatu saham. Selain analisis tentu trader saham juga menyiapkan rencana trading nya dari rencana A, B hingga C bahkan rencana Z yang sering disebut trading plan. Selain analisa dan trading plan trader sebaiknya dilengkapi dengan ilmu manajemen keuangan atau money manajemen agar meminimalisir risiko dalam trading saham.

Mengenal Analisa Teknikal, Untuk Trading atau Investasi Saham

Analisa teknikal dari saham ini lebih mengandalkan grafik masa lalu, meski ada beberapa grafik dalam saham namun yang sering digunakan adalah jenis cadle, cadle ini dapat menggambarkan harga saham pada masa lalu, dari harga pembukaan, harga tutup, harga tertinggi dan harga terendah juga warna hijau, merah atau kuning menandakan harga tutup apakah naik atau turun atau tetap dari harga hari bursa sebelumnya, maka dari itu grafik cadle ini banyak yang menggunakan.

Memakai historis grafik masa lalu dapat dianalisis berdasar perilaku pelaku pasar, baik secara psikologis atau segi lainnya, sehingga suatu grafik di anggap selalu berulang-ulang sesuai dengan grafik sebelumnya, meski tidak 100% akurat namun paling tidak sering benar mendekati prediksi dari pada tanpa analisis atau hanya feeling yang tidak ada dasar ilmu teorinya, karena feeling itu dekat dengan spekulasi sehingga sebaiknya dihindari.

Apasih yang dicari dengan analisis teknikal ini, kembali lagi kepada tujuan awal dari beli saham untuk apa apakah untuk waktu yang lama atau hanya mencari keuntungan saat harga sudah naik kita jual, secara umum kita membeli saham untuk mendapat keuntungan, sehingga dari analisa teknikal tersebut kita berusaha mencari saham-saham yang harganya akan naik dan menghindari saham-saham yang harganya akan turun. Namanya juga analisis, tidak ada yang menjamin 100% benar, namun secara umum telah digunakan sebagai acuan dalam upaya memutuskan jual atau beli saham. Contoh sederhana adalah belilah barang saat harga bawah (support) dan jual saat harga tertinggi (resisten) itu contoh sederhana agar kita dapat keuntungan dari jual-beli saham.

Sedikit contoh dari analisa teknikal adalah mencari titik support terdekat dan titik resisten terdekat, anda dapat mempelajari melaui buku-buku tentang ini atau mencari aplikasi tentang saham yang menyediakan fitur support dan resisten ini. Secara umum support dalam analisa teknikal saham adalah titik harga kuat terendah terdekat, sedangkan resisten dalam analisa teknikal saham adalah titik harga kuat tertinggi terdekat. Support dan resisten ini dapat menetap beberapa waktu dan dapat juga ditembus (jebol) sehingga akan membentuk titik harga support dan resisten baru. Analisa ini dapat digunakan meski tidak 100% benar maka dari itu diperlukan teknik analisa teknikal lainnya juga, sederhananya sebaiknya beli diarea support jual diarena resisten, karena secara teori jika harga saham mendekati support (harga terendah terdekat) kemungkinan akan berbalik menuju harga resisten, sebaliknya jika berada diharga resisten (harga tertinggi terdekat) maka akan kembali turun menuju harga support. Namun kabar buruknya tidak selamanya titik, titik tersebut bertahan diharga yang sama karena ada kemungkinan ditembus disebabkan oleh banyak faktor seperti berita baik atau sebaliknya, aksi koorporasi dan sebagainya.

Artikel ini sebagai pengenal apaitu analisis teknikal saham, maka hanya membahas secara umum saja, agar tidak terlalu dalam dan jlimet sehingga membuat pembaca pusingi sebab saking banyaknya yang dibaca, kayak saya kalau baca banyak-banyak jadi pusing sendiri malah nggak dapat ilmu nya. Sekian dulu artikel dari kami semoga dapat memahami atau memberi gambaran singkat apaitu analisa teknikal dalam jual-beli saham.

Manfaat analisis teknikal bagi investor jangka panjang saya kira sebagai acuan kapan sebaiknya menambah jumlah saham agar mendapat harga yang murah dan dapat memaksimalkan keuntungan karena dapat menekan modal yang di keluarkan dan diharapkan keuntungan yang maksimal.

    Trading saham memerlukan perencanaan (trading plan) agar arah nya jelas, karena karakteristik saham yang tinggi risiko, harga fluktuatif dan tidak tahu harga akan naik atau turun maka perlu manajemen uang (money management) agar trading kita aman, Trading Plan & Money Management dalam jual beli saham merupakan salah satu usaha para trader untuk mengelola uang agar mendapat keuntungan maksimal, agar tidak rugi akibat penurunan harga, nah disini kita akan membahas hal itu tentang apa itu rencana trading dan apa itu mengatur keuangan agar uang yang ada di akun sekuritas kita tetap aman dan berkembang.

Apa Itu Trading Plan

Kita mulai dari trading plan, apa itu trading plan, penjelasan ini sekedar pengertian trading plan sesuai dengan yang saya pahami bukan pengertian saklek, trading plan adalah rencana beli saham untuk apa? Apakah untuk dapat deviden atau capital gain, tapi yang pasti bukan cari porto merah kan? Hehehe… jika kita beli saham A untuk dapat capital gain 2% - 4% maka tidak usah nunggu potensial gain menjadi 10%, karena 2% sudah cukup untuk take profit 1, 3% take profit 2, dan 4% take  profit 3, jika saham yang kita beli ternyata naik 20% rugi dong, nggak rugi kok karena dah untung 2% kalo 100 juta kan udah untung 2 juta. Trading plan juga menentukan plan B jika terjadi penurunan harga yang tidak diharapkan, atau analisis kita meleset, misal jika saham yang kita beli -3% (minus tiga persen) maka langkah yang di tempuh adalah menjual rugi saham tersebut (cut loss / stop loss) siapa tahu saham tersebut tembus support terdekat membentuk pola baru sehingga kemungkinan turun lebih dalam agar rugi tidak banyak maka cukup rugi 3%, dapat juga sebelum kita jual rugi kita melakukan average down (beli diharga saat rendah) dan jual lagi saat naik, untuk mengurangi kerugian menjadi 1% atau 2% saja. Plan C jika harga tetap atau turun sedikit di support terdekat kita dapat average down atau hold menunggu harga naik hingga sesuai plan A profit minimal 2% (dua persen),  keputusan ditangan masing-masing apakah akan menurunkan harga rata-rata atau hold sesuai trading plan masing-masing.

Money Management Dalam Trading Saham

    Pembahasan  selanjutnya adalah tentang money management, apa itu managemen uang sesuai artinya adalah mengatur uang, untuk apa? tentu agar uang kita aman, agar uang kita bertambah banyak hindari rugi. Dalam trading saham, money managemen diperlukan walau tidak ada sekuritas yang mewajibkan, karena money management ini salah satu strategi saja agar aman dalam trading. Banyak pemula seperti saya pernah melakukan cut loss (jual rugi) sebab salah penerapan money management (MM), berikut kami beri contoh simple MM dalam trading saham, jika modal kota 10 juta maka gunakan 5 juta saja yang digunakan untuk trading sisanya 5 juta sediakan dalam saldo RDN (cash), untuk apa? Jika saham kita turun (koreksi) dan setelah turun bertahan di titik harga tertentu untuk kemungkinan naik (momen nambah lot) atau average down, maka uang 5 juta tadi kita belikan saham yang koreksi tadi dengan harapan harga setelah kita beli kembali ke harga saat kita beli diawal atau naik, sehingga kerugian dapat kita minimalisir dengan cara itu. Jadi 50% uang cash untuk average down, saat harga saham yang kita beli turun, dengan harapan harga akan naik dan minimal kembali ke harga rata-rata milik kita agar cut loss nya tidak banyak, atau syukur-syukur dapat untung.

    Terkadang kita ragu jika sudah untung kapan waktunya kita jual (take profit), kembalikan ke trading plan masing-masing apakah mau scalping, day trade atau swing, jika scalping dan day trade cukup untung 2% atau 4% cukup. Jika swing dalam 1 minggu 10% sampai 20%, tentu sebelum menentukan pilihan kita butuh analisa apakah saham tersebut cocok untuk swing atau scalping atau day trade, maka perlu analisis minimal teknikal atau dapat juga ditambah analisis fundamental untuk keamanan, atau juga tentang berita baik yang mungkin mempengaruhi harga saham. Jika telah menentukan trading plan jangan lupa menerapkan stop los juga jika saham turun tidak sesuai harapan agar tidak rugi semakin besar jika harga tidak disangka terjun bebas, misal karena news buruk atau hal-hal lain sebagainya.

Baca Juga : analisa teknikal dalam trading saham

    Sekedar cerita awal-awal saya beli saham, saat itu belum tahu apa itu trading plan, money manageman, kelihatan harga murah di beli dan kalau harga saham tadi naik di jual, namun tidak jarang malah harga turun terpaksa nunggu berminggu-minggu bahkan bulan untuk melihat porto hijau, setelah itu ikut grub facebook investasi saham dan mencoba ikut rekomendasi, mungkin saya salah baca rekomendasi atau telat masuk sehingga porto merah lumayan lama, dari situ saya mulai mengenal average down (beli lagi di harga bawah), meski harga turun lagi dan lagi akhirnya modal uang cash habis bisanya cuma nunggu harga naik akhirnya jual-rugi, tapi masih untung ambil pelajarannya dengan modal kecil.

Dari cerita tersebut tentu dapat dilihat perbedaan seseorang yang tahu ilmu trading plan dan money manajemen, sehingga manfaat dari kedua nya tentu dirasakan oleh para trader, atau ingin mencoba.

Disclaimer on …

 

Mengenal Analisis Fundamental Saham dalam Investasi Saham

Perusahaan adalah obyek yang di lihat oleh investor, banyak perusahaan yang menawarkan saham di bursa saham, tentu investor yang cerdas memilih perusahaan dimana ia akan menanamkan modalnya di perusahaan yang menguntungkan. Sesederhana itukah investasi saham di bursa efek? Iya, beli saja saham perusahaan yang memiliki profit banyak, rajin bagi deviden kalo perlu membagikan 100% laba dan harganya murah. Itulah kira-kira gambaran umum tentang analisis fundamental saham, karena saham merupakan penyertaan modal dalam perusahaan maka yang di nilai dengan analisis adalah perusahaan itu sendiri, dari segi modal, utang piutang, asset, keuntungan atau rugi dalam bentuk neraca laporan keuangan secara menyeluruh tentu dari pihak yang berkopenten seperti akuntan publik, yang tentu untuk memenuhi keterbukaan informasi laporan perusahaan akan di publikasikan.

Analisis fundamental ini digunakan untuk investasi jangka panjang (investor) bukan untuk trader harian atau juga mingguan / bulanan, namun tidak salah juga trader harian memakai analisis ini sebagai analisa tambahan, lebih tepatnya analisis fundamental adalah melihat kinerja dari perusahaan itu sendiri secara menyeluruh, dari segi manajemen hingga untung / rugi dari proses usahanya, dan apakah ke depan prospek akan bagus atau tidak, dapat diprediksi dengan analisis fundamental ini. Jika kita ingin membeli saham yang bulan depan atau esok naik, lupakan analisis fundamental, lebih tepat ke analisis teknikal. Jika trader saham melakukan cut loss jika harga saham turun ke level tertentu, tentu analisis fundamental ini tidak mengajarkan hal seperti itu, namun melihat apakah perusahaan ini layak untuk di beli atau tidak, jika memang perusahaan secara fundamental masih stabil, propek cerah, maka walau harga terus turun malah memberi kesempatan kepada investor untuk menambah jumlah saham diharga diskon tersebut.

Secara umum, menurut ilmu yang di akui saat ini hal-hal yang perlu dilihat dalam menganalisis fundamental perusahaan antara lain :

·         * price to book value (PBV)  = harga terhadap nilai buku perusahaan, untuk menilai harga wajar

·         * price to Earning Ratio (PER) = harga terhadap nilai laba bersih per lembar saham, untuk menilai harga wajar

·         * Return on Equity (ROE) = berapa imbal hasil laba perusahaan yang dihasilkan disbanding ataus equity atau modal yang dikeluarkan, semakin tinggi semakin bagus

· * Earning per share (EPS)= laba per lembar saham, semakin          tinggi semakin bagus

· * Debt Equity Ratio (DER) = berapa besar utang perusahaan ke          Bank di banding aset

· * Asset and Leability = berapa asset perusahaan

    Selain hal-hal diatas masih ada beberapa hal yang dapat digunakan untuk menganalisis saham secara fundamental, namun ingat yang nama nya analisis tidak 100% benar,  namun secara umum mendekati benar meski ada beberapa yang meleset akibat faktor yang tidak diduga-duga atau memang terdampak hal diluar prediksi. Memang tidak ada satu pun manusia yang tahu masa depan, hanya mampu membuat rencana dan berusaha mewujudkan dengan logika dan ilmu yang ada.

Ada teman yang berpendapat untuk keputusan investasinya dengan melihat,  antara lain :

EPS nya tumbuh (lihat 3 tahun terakhir)

PER nya dibawah 10 atau lebih dikit dimaafkan asal yang lain         bagus

·      DER nya dibawah 1 lebih dikit dimaafkan

·      Rutin bagi deviden

·      Saham di publik kurang dari 40%

·      PBV di bawah 1 kecuali punya good will

Sekian pengenalan tentang analisis fundamental  saham, uraian diatas hanya pengetahuan umum saja dan pendapat semata bukan rekomendasi untuk memakai informasi diatas, keputusan investasi tetap ditangan masing-masing investor, segala kerugian ditanggung masing-masing pengambil keputusan investasi,  kalo untung bolehlah bagi-bagi.

Kamis, 25 November 2021

Kisah Awal Jual-Beli Saham & Reksadana di Indopremier Sekuritas

Bagaimama cara buka akun ipot (indopremier sekuritas) relatif mudah, dapat dilakukan secara online, dan mengirim bukti fisik dan verifikasi secara online, kemudian menunggu jadi dech akun sekuritas kita. Dengan memiliki akun IPOT / Indopremier Sekuritas kita dapat membeli dan menjual produk reksadana, saham dan produk keuangan lainnya.

Untuk masuk ke akun Indopremier Sekuritas kita perlu mengisi user id dan password yang telah kita buat saat mengisi formulir, user id dapat menggunakan nama kita atau yang lain, namun cukup satu kata atau dua kata digabung tanpa spasi. Sedangkan password gabungan antara huruf besar dan kecil dan angka dikombinasikan. Selain itu untuk transaksi jual-beli kita perlu login PIN, login PIN ini didapat dari sekuritas melalui email, maka sebaiknya segera setelah kita login PIN kita perlu ganti PIN tersebut, tujuannya agar tidak ada yang tahu termasuk pihak sekuritas.

Pada awalnya saya mencari informasi sebenarnya bagaimana jalur fintech dapat memiliki produk investasi reksadana padahal aplikasi mereka aplikasi jual-beli online (ecommerce), ternyata mereka bekerjasama dengan lembaga keuangan seperti sekuritas atau financial tecnologi lain seperti bareksa atau tanamduit. Maka dari itu setelah mengetahui bahwa platform bekerjasama dengan sekuritas dan dalam laporan lewat email terdapat pihak-pihak yang terkait seperti bareksa, Indopremier Sekuritas dan lainnya, kemudian saya penasaran mencari informasi tentang bareksa dan perusahaan sejenisnya, selain itu mencoba membuka website indopremier, karena Indopremier memiliki rekam jejak cukup bagus dalam jejak digitalnya menurut informasi yang saya telusuri.

Saking penasarannya saya mencoba membuka akun sekuritas Indopremier tersebut secara online dan ada pilihan akun syariah, saya pun memilih akun syariah. Sebenarnya beberapa kali saya ingin membatalkan pembukaan akun tersebut karena harus mengirin bukti fisik yang harus diparaf, di tandatangani dan bermaterai, dokumen tersebut beberapa minggu saya biarkan tidak saya kirim, baru ketika ada waktu senggang saya isi dan saya kirim ke kantor Indopremier. Setelah sampai tidak langsung di terima karena ada dokumen yang tandatangannya dianggap tidak sesuai dan harus kirim ulang, yah menunggu waktu senggang saya perbaiki dan saya kirim, beberapa kali perbaikan data fisik yang telah diprint dari pdf yang dikirim melalui email. Barulah saya dihubungi kembali untuk verifikasi melalui v-call dan setelah itu pemberitahuan bahwa akun sudah siap, waktu yang saya butuhkan untuk membuat akun tersebut hingga sekitar 2-3 bulan karena memang tidak segera saya perbaiki dokumen yang kurang, dan juga tidak menggebu-gebu untuk segera memiliki akun sekuritas alias woles wae.

Reksadana Batavia Saham Syariah yang pertama saya beli melalui akun IPOT / Indopremier Sekuritas ini, karena pada mulanya tidak ada minat untuk membeli saham atau produk investasi lainnya. Pada bulan Maret 2020 detik-detik Indonesia dikonfirmasi terpapar virus corona, ternyata saat itu harga saham pada turun juga berpengaruh kepada reksadana saham yang harganya ikut turun. Dimana sebelumnya saya telah memiliki produk reksadana di Bukareksa, waktu itu reksadana Batavia Saham Syariah turun hingga rugi beberapa ratus ribu, karena saya belum berpengalaman kemudian reksadana dari bukareksa saya jual dan dipindah kea kun IPOT saya dengan produk yang sama dan ditambah satu produk kalau tidak salah reksadana pasar uang succor syariah.

Dengan sering membuka aplikasi IPOT (IPOT GO) saya penasaran dengan saham, saya coba mebeli beberapa lot saham yang harganya sekitar 50 s/d  200 rupiah per lembar, saham ASRI, TELE, PPRO sepertinya saham yang saya beli di awal-awal. Belum mengerti saham sehingga asal beli yang harga murah begitu saja, tanpa melihat analisa fundamental dan teknikal nya, karena emang beberapa ratus ribu saja.

Setelah mengenal sekilas dunia saham di bursa efek, saya gabung di grub facebook, banyak pengetahuan dari grub tersebut, banyak juga yang promosi chanel atau grub berbayar yang menyediakan rekomendasi saham dan edukasi saham. Awal-awal hanya mengikuti grub difacebook yang gratis, selain itu baca-baca di portal berita seperti kontan.id, cnbc, dan beberapa media online lainnya (bukan rekomendasi media).

Setelah sedikit paham saya rasa reksadana kurang menarik sehingga saya jual semua produk reksadana dan beralih ke saham. Memang di dunia saham saya belum untung, namun penasaran ingin tahu dan tentunya cari profit untuk kedepannya, tekadang untung terkadang buntung biasa didunia saham, dapat deviden tapi harga turun, akhirnya jual rugi. hehehe. Beliin saham lagi yang berpotensi naik setelah naik jual lagi, yah seperti itu sekilas dunia saham bagi trader ritel, yang modal super kecil seperti saya saat memulai.  

Jadi sobat sekalian tertarik didunia saham atau reksadana atau produk investasi lainnya, yuks nabung nabung apa aja, di saham juga bagus untuk belajar investasi. Misal kita terinpirasi investasi saham sehingga dapat memacu kita untuk menyisihkan uang bulanan untuk investasi saham ini, dari pada buat foya-foya hehehe, tapi ingat ya, pelajari dulu tentang saham sebelum terjun agar tidak rugi, langsung beli saham juga boleh atau buka akun virtual terlebih dahulu, jika langsung membeli dengan uang beneran saran saya pakai uang kecil dulu agar meminimalisir kerugian sambil belajar, jika sudah paham dan profit konsisten bertahap di tingkatkan jumlah modalnya.

Awal saya jual-beli saham masih jarang transaksi karena niatnya untuk nabung jangka panjang, setelah kenal beberapa grub di facebook dan baca-baca artikel online akhirnya tertarik menjadi trader, dimana trader ini beli saham dan menjual kembali dalam waktu relatif singkat, semisal sehari, seminggi atau sebulan bahkah ada juga yang trading harian. Hati-hati jangan kecanduan trading ya, gunakan trading plan anda & money management kendalikan psikologi anda, see u neks, good luck.

Cara Mengais Cuan dari POLA CUP AND HANDLE PATERM DALAM TRADING SAHAM

Pola Cup And Handle dalam trading saham merupakan salah satu analisis teknikal, analisis teknikal sebagai alat bantu dalam memutuskan kapan membeli saham dengan harapan dalam waktu dekat harga akan naik beberapa persen dari modal kita, kemudian kita jual saat harga sudah naik (dipucuk). Analisis teknikal ada banyak pola dan teori, misal sistem Moving Average (MA), juga pola-pola grafik tertentu yang diyakini memiliki pengaruh terhadap harga saham nantinya karena pola investor yang dianggap selalu berulang, namun tetap saja yang namanya prediksi dari analisis masih memiliki peluang untuk salah.

Pola cup and handle sendiri sebaiknya di gabungkan dengan teknik yang lain agar lebih menyakinkan, karena terkadang terlihat pola cup and handle tapi ternyata bukan (tidak akurat), menurut beberapa pakar trading saham pola ini terbentuk membutuhkan waktu beberapa bulan tidak bisa hanya beberapa hari saja, sedangkan untuk menyandingkan dengan analisis lain sebagai contoh disandingkan dengan teknikal support dan resisten, dimana setelah membentuk pola cup maka untuk memastikan harga naik maka perlu menembus harga resisten (break out) terlebih dahulu baru memutuskan beli, karena bisa saja setelah membentuk pola cup namun gagal menembus resisten terdekat sehingga harga malah turun lagi ke support, sehingga gagal membentuk pola cup and handle. Namun ada catatan jika saham tersebut gorengan atau dimainkan Bandar analisis apapun sering meleset karena semua tergantung Bandar jika bandarnya kuat.

Baca Juga :

Mengenai istilah cup and handle sendiri diambil dari namanya cup (mangkuk) pola membentuk mangkuk sedangkan handle adalah pegangan, jadi pola cup and handle dapat dikatakan pola mangkuk dan peganggan. Pola ini diawali pola grafik menurun kemudian beberapa bulan di titik support kemudian naik lagi sesuai periode saat turun hingga mencapai level awal kemudian harga akan turun lagi untuk membentuk pola handle (pegangan) untuk beberapa hari atau minggu sehingga sebagian orang akan mengira bahwa saham ini akan membentuk pola down tren lagi (bisa jadi) namun ada kemungkinan akan naik ketika kembali harga resisten dan menembus resisten (break out), kemungkinan harga akan naik untuk beberapa hari atau minggu diselinggi koreksi wajar hingga mencapai level resisten terbaru.

Namun tetap ingat trading plan masing-masing jika harga semakin turun apakah akan stop los atau tetap menunggu harga kembali naik dengan average down atau tetap ditahan karena fundamental bagus meski menunggu cukup lama, jika pola cup and handle gagal menembus resisten kemungkinan harga akan turun lagi semakin dalam lagi apalagi dibarengi kondisi ekonomi global yang sedang gonjang-ganjing dan news yang buruk, namun tak selamanya saham turun pasti ada kalanya akan kembali naik.

Pola cup and handle ini tidak hanya digunakan dalam trading saham tetapi juga trading yang lain yang menggunakan grafik dalam menganalisa, karena secara teori menusia memiliki kecenderungan respon yang sama terhadap pola perilaku masa lalu, atau manusia sering mengulang pola-pola tindakan yang sama terhadap kejadian yang sama, grafik merupakan kejadian naik turunnya harga suatu saham atau barang tertentu, sehingga pola-pola harga akan cenderung membentuk pola yang sama dari waktu ke waktu, namun ini hanya teori dan tidak selalu benar, namun dapat menjadi alat bantu dalam memutuskan jual-atau beli saham. Pola cup and handle ini sebaiknya digabung dengan teknis analisa teknikal yang lain agar lebih akurat, dan setiap orang memiliki kemampuan menganalisa yang berbeda-beda, sehingga setiap orang dapat menilai berbeda dari suatu grafik saham. Tulisan ini hanya opini dari penulis segala keputusan investasi ditangan masing-masing dan segala kerugian menjadi tangung jawab masing-masing, kalau untung boleh dibagi-bagi hehehe.

Baca Juga :

Sekedar cerita pada bulan Mei 2021 kemarin, ane menganalisis (cie coba-coba) melihat pola pergerakan cadle saham PT. TIMAH Tbk (TINS) membentuk pola cup (mangkok) dari beberapa bulan yang lalu hingga Mei 2021 kemarin, ane lihat grafik cekung membentuk cup, setelah membentuk resisten baru dan turun dari hari ke hari ternyata gagal membentuk handle (pegangan) meski sudah sempat menghijau beberapa hari bursa namun akhirnya hampir menyentuh support lagi dan hingga awal Juni 2021 ini belum menjebol resisten yang diharapkan. Jadi dari kejadian ini dapat juga pola cup and handle gagal terbentuk sehingga membentuk pola-pola yang lain, selain pengaruh analisis teknikal yang menggerakan para trader, perkembangan ekonomi juga berpengaruh juga harga komoditas timah juga mempengaruhi harga saham TINS ini, news juga berperan penting dalam mempengaruhi harga saham ini.

Setelah di awal tahun ini TINS menyentuh harga tertinggi sejak 10 tahun terakhir, sebab ada kabar-kabar dari perusahaan TESLA yang memasukan TINS dan ANTM menjadi rantai produksi TESLA, meski kabar tesebut masih samar-samar para investor sudah berbondong-bondong memborong saham tersebut, khusus TINS harga hingga menyentuh 2.500 yang sebelum nya tahun 2020 harga dibawah 1000, sekitar 800 dan saat ini berkisar 1500 hingga 1600 an apakah akan mengulang kembali ke atas atau kembali ke bawah? Menurut analisa pribadi saya jika TINS dapat breakout menjebol resisten 1930 maka saya rasa akan menuju ke 2000 an, dan kita tunggu keadaan pasar semoga saja ekonomi stabil dan pulih, apalagi ada good news lagi tentang TINS berkaitan dengan TESLA. Semua tulisan diatas hanya sekedar pendapat bukan saran investasi atau sejenisnya, hanya menyampaikan pendapat segala untung rugi dari informasi diatas menjadi tanggung jawab masing-masing. Disclaimer on.

Analisis dan alat bantu seperti pola cup and handle merupakan bahan analisis, maka setiap analisis tidak selalu benar, karena selalu ada faktor X yang mempengaruhi harga saham, jadi ingat tetap pilih saham-saham yang berfundamental bagus selain menggunakan analisis teknikal gunakan juga analisis fundamental, sekian pendapat dari saya ada salah atau benar mohon maaf, sekalilagi pilih sahan syariah ya gaes semoga berkah. Analisa teknikal saham Analisa teknikal saham Analisa teknikal saham Analisa teknikal saham Analisa teknikal saham Analisa teknikal saham Analisa teknikal saham Analisa teknikal saham Analisa teknikal saham Analisa teknikal saham Analisa teknikal saham. Analisa fundamental Analisa fundamental Analisa fundamental Analisa fundamental Analisa fundamental Analisa fundamental Analisa fundamental Analisa fundamental Analisa fundamental. Faktor news Faktor news Faktor news Faktor news Faktor news Faktor news Faktor news Faktor news Faktor news Faktor news Faktor news Faktor news  Faktor news Faktor news Faktor news Faktor news Faktor news Faktor news  Faktor news Faktor news Faktor news  Faktor news Faktor news. Cup and handle Cup and handle Cup and handle Cup and handle Cup and handle Cup and handle Cup and handle.

Selasa, 02 November 2021

Cara Mudah Investasi Saham Secara Online



Selamat Siang para pembaca yang budiman semoga kita diberikan kecukupan rizki dan kalau bisa diberikan kebebasan financial, banyak cara orang mencari rizki dari bekerja sampai berusaha salah satunya Investasi Saham. Nah, mengenai berusaha ini ada juga yang usaha nya investasi baik investasi rumah untuk desewakan atau koskosan yang menghasilkan setiap bulannya.

Banyak cara berinvestasi ada yang menabung emas, tanah bahkan saham, semua instrumen investasi tersebut memiliki karakteristik masing-masing, dari risiko rendah hingga tinggi, dari yang likuid hingga yang tidak likuid, dalam tulisan ini hanya akan membahas tentang instrument insvestasi yaitu Investasi Saham.

Saat ini telah banyak perusahaan sekuritas di Indonesia yang menawarkan jasa sebagai media untuk ber Investasi Saham, sebenarnya tidak hanya saham banyak produk seperti reksadana, waran, obligasi dan sebagainya. Dunia saham yang penulis ketahui ada istilah investor dan trader, istilah investor itu untuk yang menginvestasikan uangnya disaham untuk jangka waktu lama minimal 1 tahun (misal si A membeli saham PT. Bukit Asam, Tbk (PTBA) ia tidak menjualnya hingga setahun kemudian atau lebih), berbeda dengan para trader, namanya juga trader (PEDAGANG) ya kalau pedagang walau baru beli beberapa menit yang lalu kalau sudah untung (harga naik) ya di jual sahamnya (misal si A beli saham GDST seharga 234 selang beberapa menit kemudian naik menjadi 250 maka si A menjual saham tersebut karena sudah untung).

Trader harian ini yang sering terjerumus menjadi spekulan, mereka berspekulasi membeli saham tertentu dengan harapan beberapa jam atau hari saham tersebut naik tanpa melihat fundamental perusahaan atau-pun analisa teknikal dari saham tersebut, menurut pendapat saya alangkah baiknya jika menjadi trader harus memakai analisis fundamental juga analisis teknikal, kita pelajari terlebih dahulu mengenai saham (perusahaan) yang akan kita beli.

Sebenarnya istilah investor dan Trader itu hanya sebutan untuk membedakan investasi singkat dan investasi jangka panjang dalam Investasi Saham, silakan menilai sendiri seperti yang penulis jelaskan diatas, jika kurang setuju boleh di tulis di kolom komentar. Pada dasarnya membeli saham itu untuk mengikutsertakan modalnya di perusahaan tersebut, dimana uang yang didapat dari investor digunakan oleh perusahaan tersebut untuk menjalankan usaha dan mengembangkan usahanya dengan tujuan profit oriented, karena bentuknya investasi dan merupakan kegiatan usaha yang real maka ada dua kemungkinan (apa yang terjadi) kepada perusahaan tersebut yaitu Untung atau Rugi. Jika perusahaan bangkrut dan tutup hingga kekayaan perusahaan habis maka pemegang saham juga akan kehilangan nilai (value) dari saham yang dimilikinya, sebaliknya jika untung pemegang saham akan mendapat Deviden (bagi keuntungan), maka dari itu pilihlah perusahaan yang bonafit dan parlente yang stabil dalam membagikan deviden jika Investasi Saham jangka panjang.

Selain deviden keutungan lain dari Investasi Saham adalah keuntungan selisih harga jika harga tersebut naik, menurut pengamatan penulis banyak investor ritel yang memilih mencari capital gain (selisih harga) dari pada menunggu Deviden yang setahun sekali atau dua kali itu pun jika bagi—bagi deviden, meski ada juga yang mencari keuntungan dari deviden tersebut. Namun ingat bahwa investasi saham ini sangat berisiko, karena jika harga saham turun maka nilai uang juga akan turun, meski jumlah saham yang dibeli tetap jumlahnya, maka perlu mempelajari dengan hati-hati mengenai perusahaan yang akan dibeli.

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai ulasan tentang investasi saham, alangkah baiknya mengetahui cara membeli dan menjual saham terlebih dahulu. Untuk investasi saham hal yang pertama dilakukan adalah membuka akun sekuritas baik online maupun semi online, saat ini banyak sekurutas mimiliki aplikasi untuk jual beli saham, saran saya jika memilih sekuritas pilihlah sekuritas yang memiliki pengalaman, akses jual dan beli lancar, informasi harga dan penawaran jual maupun beli real time bukan yang delay apa lagi bagi seorang trader saham yang menggunakan teknik scalping dan fast trade.

Banyak perusahaan sekuritas yang dapat digunakan untuk jual beli saham antara lain Indopremier sekuritas, mirae sekuritas, sinarmas sekurutas, Philip sekuritas, RHB sekurutas, mandiri sekuritas, BNI sekuritas dan masih banyak lagi. Saya sendiri baru mencoba indopremier sekuritas yang lain belum. Dalam membuka akun saya menggunakan system semi online. Langkah pertama saya mebuka websitenya , dan mengisi formulir pendaftaran kemudian data dikirim lewat email tentang formulir rekening dana nasabah (RDN) juga, kontrak yang dapat dibaca dan diparaf juga ditanda tangani, ada yang bermaterai juga, setelah itu dikirim ke kantor indopremier sekurutas, setelah sampai maka dihubungi (telephon atau what app) kemudian verifikasi melalui panggilan video setelah itu menunggu beberapa hari kita coba buka akun kita dan ternyata sudah jadi, password dan id sama persis seperti saat mengisi formulir sedangkan PIN dikirim lewat email, selanjutnya transfer uang ke RDN (rekening dana nasabah) atau TOP UP saldo, nomor rekening RDN terdapat di akun sekuritas kita setelah kita login dan masuk pin kita dapat melihat informasi tentang profil kita sesuai formulir yang kita isi. Saya kira di sekurutas lain cara pembukaan akun kurang lebih sama, namun masalah waktu seminggu atau sebulan tergantung teknis masing-masing, jika data kita lengkap dan tidak ada yang salah bisa saja cepat, namun jika data tidak lengkap maka perusahaan sekuritas tentu menunggu perbaikan data dari kita barulah memproses lebih lanjut.

Dengar dengar ada juga yang menawarkan pembukaan akun secara fullonline sehari jadi namun saya sendiri belum membuktikannya maka dari itu saya tidak dapat menjelaskan secara detail, kalau tidak salah syarat utama nya memiliki e-KTP yang valid.

Setelah memiliki akun sekuritas dan TOP UP saldo kita dapat membeli saham-saham yang ada di bursa selama ada yang menjual atau juga tidak dibekukan karena jika saham naik atau turun tidak wajar atau sebab perusahaan melanggar aturan perdagangan saham tesebut akan di hentikan sementara (suspen).

Jika sobat sekalian tertarik dunia saham yuk kita belajar bersama, saran saya jika anda muslim gunakan akun syariah agar transaksi lebih berkah, di akun syariah hanya saham-saham syariah saja yang dapat di transaksikan. Selain memakai aplikasi syariah pelajari terlebih dahulu bagaimana cara trading yang sesuai syariah agar tidak melenceng dengan syariah.

Sekedar berbagi pengalaman saat pertama mempelajari saham dan sampai saat ini pun saya masih belajar sambil menulis artikel ini agar lebih paham semakin dalam tentang dunia saham. Awal membeli saham setelah akun sekuritas jadi, saya isi saldo RDN (Rekenin Dana Nasabah) dengan nominal yang sedikit sesuai nilai minimal setoran awal 100 ribu yah saya lebihin dikitlah, kemudian top up lagi 27 ribu (teryata bisa) lumayan buat beli saham gocap (50), kalau tidak salah ingat awal beli saham ASRI sama TELE (sekarang suspen), waktu itu saya tidak sadar kalau market lagi crash, ya namanya belajar benar-benar memulai dari nol, setelah beli sekitar beberapa ratus ribu terkadang merah kemudian hijau, pikir saya udah untung nih kemudian saya jual setelah beberapa hari atau minggu.

Setelah beberapa bulan (akun jarang saya buka) mulau mempelajari yang lain seperti analisa fundamental dan teknikal juga gabung grub investor saham yang asik juga buat diskusi sambil belajar bareng. Akhirnya saya memutuskan menjual reksadana saya dan membeli saham-saham, pada waktu itu tertarik deviden dan untuk belajar deviden maka saya membeli saham yang akan membagikan deviden dan ternyata beberapa saham setelah bagi deviden atau eks date deviden hingga beberapa hari saham harganya turun (deviden trap), rugi memang namun saya anggap kerugian sebagai biaya belajar. Oke sob, kalian ingin gabung dunia saham, yuks belajar bareng diskusi diblog ini.

Ternyata setelah setahun membuka akun sekuritas dan coba trading saham harian ternyata tidak mudah, karena sering juga memilih saham yang salah sehingga turun hingga beberapa persen bahkan ada yang beli di pucuk, alias harga lagi tinggi-tingginya, hingga minus hampir 20%, mau jual rugi tetapi sayang di hold kelamaan akhirnya sedikit average down kemudian setelah minusnya berkurang di jual rugi, yah rugi sejuta lebih dikit gak apa – apa buat pelajaran, jangan terulang ya hehehe.

Terkadang kita tertarik juga dengan pembagian deviden sekitar 2% hingga kadang 10% bahkah lebih dari harga saham, hingga membuat kita kepingin kecipratan deviden tersebut, waktu pengumuman akan membagikan deviden biasanya harga saham emiten tersebut akan naik, dan berfluktuasi hingga waktu cum date (batas bursa memuat deviden), apalagi kalau prosentasi devidennya tinggi misal 10% dari harga saham. Ada catatan penting dalam hal membeli saham saat-saat pembagian deviden, karena momen ini banyak diincar investor terutama deviden hunter bertipe trader jangka pendek bukan investor jangka panjang, mereka ini membeli sebelum momen bagi-bagi deviden, atau setelah pengumuman bagi-bagi deviden, dan menjualnya ketika harga sudah naik melebihi atau minimal sama atau mendekati yiled deviden (prosentasi deviden dari harga saham), sehingga harga terkadang tiba-tiba turun, atau menjual saat eks deviden (hari bursa tidak memuat deviden), sehingga saat eks deviden harga akan ajlok drastis (sering disebut deviden trap), fenomena ini bukan hal yang pasti tetapi sering terjadi, ada juga beberapa saham tetap stabil hanya turun beberapa persen saja dan akan kembali ke harga normal dalam beberapa hari, alias tidak terpengaruh dengan pembagian deviden, sehingga para trader terutama deviden hunter harus jeli memahami hal ini.

Untuk trading saham menurut penulis menbutuhkan skill dalam trading, harus rajin belajar analisis, rajin mengasah ketrampilan trading kapan saat beli kapan saat jual harus tepat, karena jika waktu jual dan beli tidak tepat maka akan rugi. Money management dan trading plan merupakan pengtahuan dan skill yang harus dimiliki trader saham, selain harus mampu menganalisis secara teknikal bahkan analisis fundamental juga diperlukan. Selain itu teknik trading juga harus dikuasai sesuaikan dengan kepribadian masing-masing, apakah akan long term atau sort term, harian atau  mingguan, karena untung rugi menjadi tanggung jawab anda masing-masing. Disclaimer on…

Salah satu teknik dalam tarading saham adalah scalping, Jual-beli saham dengan teknik scalping menurut apa yang penulis mengerti adalah jual-beli saham secara sort term, bisa jadi hanya beberapa detik saja atau beberapa menit saja, sehingga teknik ini digunakan oleh mereka yang sudah berpengalaman dan memiliki jam terbang yang tinggi. Sebagai contoh misalkan membeli saham Jam 10.00 WIB done buy dapat di jual 10.16 WIB (jika harga sudah naik misal 2%) hanya 16 menit saja bahkan kurang. Teknik scalping ini biasanya menggunakan analisis teknikal sehingga dapat diprediksi beberapa menit lagi harga akan naik, biasanya menggunakan grafik per menit atau per beberapa detik dalam membaca gerakan harga sahamnya, juga melihat antrian jual dan beli, maka dari itu butuh pengetahuan yang dalam dan pengalaman karena jika telat menjual beberapa menit saja harga dapat turun lagi dan malah rugi. Prediksi atau analisis juga tidak selalu tepat, karena analisis itu tidak ada yang 100% akurat, tergantung juga dari pengalaman analis itu sendiri seberapa akurat analisisnya maka perlu strategi SL (stop loss), menjual rugi saham yang telah kita beli agar kerugian tidak semakin banyak.

Teknik lain adalah ODT, berbeda trading dengan teknik one day trade / ODT (hampir sama dengan scalping) hanya saja waktu yang dibutuhkan dapat satu hari bursa atau beberapa hari, namun biasanya harian pagi beli sore jual atau kalau sudah untung jual, atau sore beli besok paginya di jual. Jadi perbedaannya antara scalping dan one day trade adalah jangka waktu scalping lebih pendek dapat beberapa detik atau menit saja, sedangkan ODT dapat memakan waktu beberapa jam bahkan harian. Keduanya memakai analisis teknikal, namun jika scalping dapat memakai volume jual dan beli atau bid dan offer, sedangkan ODT lebih condong analisis grafik harga, itu menurut pendapat saya saja mungkin ada yang berpendapat lain.

Swing trader memakai teknik swing trade, teknik ini masih menggunakan analisis teknikal namun masih melihat fundmental saham, tentu memilih saham dari perusahaan yang berfundamental bagus, menurut saya analisis fundamental untuk pondasi jika kemungkinan terburuk terjadi atau jika harga turun tiba-tiba jauh dari prediksi, misal karena berita buruk dari perusahaan tersebut harga jadi turun. Para trader swing ini kebanyakan mengambil posisi hold (menbeli kemudian ditahan / tidak di jual dulu) hingga waktu tertentu (tentu hingga harga naik) bisa saja trading harian, mingguan atau bulanan. Tren pasar juga statistik saham dari segi harga juga volume di analisis sehingga dapat mengambil posisi buy saat harga turun, kemudian telah diprediksi harga akan naik lagi (ingat support dan resisten).

        Investor saham sejati alias investor jangka panjang, jika anda ingin menjadi investor saham seperti ini anda harus menguasai analisa fundamental saham, meski terkadang analisa teknikal diperlukan juga. Modal anda juga harus besar agar mendapat keuntungan yang dapat untuk hidup, karena jika modal tipis hasil juga tipis sehingga hanya sebagai hiburan saja tidak bisa untuk hidup pada umumnya. Deviden  sering menjadi target investor jangka panjang, oleh karena itu mencari perusahaan yang raijin bagi deviden, punya kinerja bagus harga masih murah, manajemen yang bagus dan lainnya. Sederhananya untuk memilih saham untuk investasi saham jangka panjang adalah beli saham yang akan naik harganya setahun yang akan datang, kenaikan dapat 7% atau lebih, nah pemilihan saham ini yang tidak mudah untuk menganalisa, kalau semua orang Indonesia tahu bisajadi tidak ada orang miskin di Indonesia hehehe.

Senin, 01 November 2021

Kuliah Online dengan Praktek Jual- Beli Saham

            Jaman sekarang kuliah online tidak melulu mendengarkan Dosen ngoceh atau mengerjakan tugas menyalin atau merangkum buku, khusus untuk di fakultas ekonomi atau di mata kuliah kewirausahaa sebagai dosen dapat dapat memberi arahan kepada mahasiswa agar langsung praktek menjadi pengusaha kecil-kecilan, nah lho bagaimana usaha kecil-kecilan? dapat menjual pulsa online juga pembayaran online lainnya, lebih keren lagi dengan investasi saham atau reksadana dengan membuka dan membeli produk di akun sekuritas baik saham atau produk lain agar mahasiswa lebih familiar istilah Bisnis khususnya tentang perusahaan terbuka.

            PT.Indopremier Sekuritas (IPOT) kode broker PD, perusahaan bergerak dibidang broker saham juga reksadana dan beberapa produk lain, setelah saya mencari info lewat browsing internet akhirnya saya menemukan IPOT ini dengan aplikasi IPOT GO atau yang lain, mencoba mendaftar menjadi member dengan mendaftar akun syariah untuk jual beli reksadana juga saham, menurut hemat saya ini salah satu metode kuliah di kampus meski kuliah online atau online learning tentu bagi para mahasiswa ekonomi bisnis  atau program studi lain perlu mempelajari hal itu paling tidak dalam kurikulum kewira usahaan, apalagi saat pandemik global maka kuliah secara online learning.

           Praktek untuk berwirausaha atau kegiatan investasi dengan praktek daftar menjadi member sekuritas IPOT (indopremier sekuritas) atau yang lain, dengan begitu mahasiswa tidak melulu disuguhi kuliah teori dengan ceramah, membaca, menulis yang monoton dan membosankan, sehingga dengan metode praktek ini dapat memotifasi para mahasiswa untuk menumbuhkan jiwa kewirausaannya untuk menghadapai masa depan setelah lulus bahkan sebelum lulus para mahasiswa dapat meristis usahanya dari semasa menjadi mahasiswa, begitu online learning yang dipadukan dengan praktek dapat bermanfaat bagi mahasiswa, sehingga Dosen cukup mengevaluasi dan mengarahkan agar sesuai capaian yagn akan di raih.

       Pendaftaran akun sekurutas untuk jual beli saham, reksadana atau produk lain ini terdapat formulir pendaftaran ada beberapa lembar yaitu pendaftaran ipot, rekening dana nasabah (BCA Syariah) karena saya memilih transaksi yang syariah, selain itu ada semacam pengikatan / kontrak antara kita dan indopremier sekuritas mengenai pelayanan mereka dan penggunaan produk ipot (peraturannya), juga ada pernyataan. Intinya seperti kita buka rekening di bank, mirip dengan itu. Namun, saat ini dengan aplikasi IPOT yang terbaru cukup secara online saja dan verifikasi online dengan eKTP, seperti seperti itu ketika saya mencoba membuka akun IPOT di aplikasi terbaru.

        Setelah akun IPOT aktif maka kita dapat isi saldo untuk transaksi, cara mengisi saldi dengan mentranfer dana ke rekening dana nasabah IPOT (saya pakai BCA Syariah) cara mencari nomer rekeningnya di akun IPOT setelah login di menu informasi akun, disitu ada informasi salah satunya RDN (Rekening Dana Nasabah).

Sebelum login di email ada pemberitahuan bahwa akun IPOT sudah aktif dan di kirim PIN untuk login kea kun IPOT kita, sedangkan untuk user id dan password sama dengan yang kita daftarkan saat online.

Nah, setelah akun IPOT saya aktif dan isi saldo 150 ribu saya coba beli reksa dana, dan ternyata beli reksadana saat itu tidak dikenakan biaya. Selang beberapa bulan saldo reksadana saya satu juta lebih (nambah saldo tiap ada uang lebih) kurang lebih 4 bulan atau 5 bulan saya jual dan dana saya bertambah lebih dari 100 ribu, menguntungkan sih, jika Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksadana yang kita beli naik, juga sebaliknya.

Saran bagi pemula juga para mahasiswa yang sedang mempelajari ini terutama kuliah online, sebaiknya membeli reksadana pasar uang syariah, karena kemungkinan NAB turun sangat kecil, namun kenaikan juga sedikit-sedikit namun secara umum stabil, kecuali ada kejadian luar biasa seperti krisis moneter dan sebagainya.

Kembali ke masa lalu ketika saya memakai aplikasi buka lapak di fitur buka reksa, saya membeli beberapa produk reksadana antara lain reksa dana pasar uang, reksadana pendapatan tetap, reksadana saham dan reksadana campuran. Saya mengalami kerugian karena di reksadana saham NAB nya turun hampir 500 per unit, sedangkan reksadana yang lain saya mendapat keuntungan meski hanya beberapa ribu rupiah saja, sedangkan di reksadana saham saya rugi hampir 200 ribu kemudian reksadana tersebut secara bertahap saya jual dan saya belikan reksadana yang sebagian sama, dan NAB nya saat itu lagi murah sehingga saya beli di harga yang relative murah dan selang beberapa bulan saya mendapat keuntungan saat itu saya memakai aplikasi ipot sehingga bisa menutup sebagian kerugian sebelumnya (di bareksa). 

Kerugian lain selain penurunan NAB yaitu ada penjualan raksadana di bukareksa yang tidak masuk rekening sekitar 200 ribu dan pernah kebobolan di akun bukalapak dan rugi sekitar 150 ribu, yah namanya usaha rugi itu biasa, apalagi masih status mahasiswa dengan metode online learning tentu belajar dan salah itu biasa agar nantinya ahli di bidang nya.

Dapatkah Dosen Memenuhi Beban Kerja Dosen (BKD) di Masa Pandemic Global Saat ini

Merasa prihatin atas bencana pandemic global ini, ribuan korban di Indonesia dan jutaan diseluruh dunia, bagaimana dengan tugas dosen di masa ini, tentu solusi adalah dengan kuliah online dengan sistem onlinelearning yang di kembangkan oleh kampus tersebut, atau dengan aplikasi lain seperti zoom meeting atau google meet, atau dengan wa grub dengan mengirim bahan dan tanya jawab, untuk memenuhi beban Kerja Dosen (BKD) dimasa sekarang ini agar memenuhi Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah minimal 12 SKS, dengan ketentuan 12 sks (duabelas SKS) memakai ketentuan disebar ke 4 (empat) unsur, unsur-unsur itu antara lain :

·         mengajar, mengajar ini dapat dilakukan secara online atau kuliah online baik dengan system online learning yang di kembangkan oleh kampus atau dengan metode belajar lain seperti membuat tugas dan dikumpulkan atau diskusi dengan grub-grub yang dibuat khusus mata kuliah tersebut, jika 2 sks cukup 14 kali kuliah online atau seminggu sekali dalam satu semester, mengenai absen dapat di lihat dalah kehadiran di kamera saat kuliah online berlangsung.

·         penelitian / karya tulis ilmiah, penelitian ini dosen atau bersama mahasiswa dapat melakukan penelitian hal-hal yang berkaitan dengan perilaku sosial atau jika prodi kedokteran atau kesehatan dapat melakukan penelitian mengenai pandemic ini, atau jika prodi sosial dapat melakukan penelitian tentang perilaku suatu masyarakat terhadap pandemic ini dari berbagai sisi atau paradigma.

·         pengabdian masyarakat, dapat diklakukan dengan sosialisasi baik secara online maupun dengan memasang baliho atau sejenisnya segala hal yang berguna seperti sosialisasi cara memperlakukan pandemic ini dengan menerapkan 5 M sesuai anjuran pemerintah atau hal lain.

·         Kegiatan penunjang Tridharma perguruan tinggi, saat ini pertemuan ilmiah dapat dilakukan secara daring mirip kuliah online, sehingga tidak ada alasan untuk mengikuti pertemuan ilmiah secara online guna memenuhi tugas tri dharma perguruan tinggi.

·         Pengembangan sistem online learning, juga masuk dalam pengembangan metode belajar yang dapat digunakan sebagai beban kerja dosen, terutama dosen-desen bidang Konputer atai Teknilogi Informasi, atau jika prodi lain juga dapat mengembangkan metode baru dalam cara belajar di masa sekarang ini.

Dosen di Indonesia yang tidak memiliki tugas tambahan seperti pimpinan kaprodi, dekan, Rektor kepala Laboratorium dan sebagainya, maka ketentuan BKD sebagai berikut :

·         Ketentuan pertama pengajaran / pendidikan + penelitian / karya ilmiah minimal 9 sks,

·         ketentuan kedua pengabdian kepada masyarakat + kegiatan penunjang minimal 3 sks.

·         Ketentuan ketiga keseluruhan unsur Pendidikan + unsur penelitian + unsur pengabdian masyarkat + unsur kegiatan penunjang jika dijumlah minimal 12 sks dan maksimal 19 sks / semester, menurut peraturan yang berlaku saat ini.

Contoh untuk memenuhi Tri Dharma Perguruan Tinggi pada setiap semester, yaitu dengan mengajar 4, karena harus memenuhi ke dalam 4 unsur / bagian, harus dibagi ke semua unsur sesuai porsinya, bagaimana seperti diuraikan, Beban Kerja Dosen (BKD) setara 12 SKS dantara lain :

1.   Mengajar 4 (empat) S.K.S. secara online jadi sekitar 28 kali kuliah online, sekali pertemuan sekitar 50 menit, baik diskusi atau metode lain dengan system yang ada di online learning atau cara lain,

2.   Mengembangkan sistem online learning juga menjadi solusi memenuhi beban kerja dosen (unsure pengajaran),

3.   Menulis Jurnal Ilmiah diterbitkan ke Jurnal baik terkreditasi atau tidak dapat menjadi solusi karya tulis masa pandemik ini, baik secara mandiri atau kelompok bobot sekitar 3 sks atau setengahnya jika kelompok (berdua), (Unsur Penelitian),

4.   Pelayanan kepada masyarakat / menulis karya pengabdian masyarakat 2 sks (Pengabdian Kepada Masyarakat), saat ini pengabdian kepada masyarakat khusus para dosen kedokteran atau ilmu kesehatan dapat dilaksanakan karena banyak yang membutuhkan tenaga kesehatan tentu sesuai porsi masing-masing, jika dilur prodi kesehatan dapat melakukan sosialisasi agar masyarakat sadar hukum mematuhi anjuran pemerintah atau kegiatan lain yang bermanfaat, bukti fisik dapat melalui serat keterangan instant terkait dan foto-foto kegiatan.

5.   Kegiatan seminar atau menjadi anggota orgaisasi profesi 1 SKS, (Kegiatan Penunjang Tridharma Perguruan Tinggi), webbinat saat ini dapat dilakukan secara daring mirip kuliah online. Bukti fisik dapat dengan id dan password juga tankap layar saat kegiatan dilakukan.

 

Untuk memastikan dosen memenuhi 12 SKS dalam melaksanakan Tridharma Perguruan TInggi perlu, Cadangan Kegiatan antara lain :

-          Mengembangkan Program Perkuliahan (Silabus, RPP, GBPP, Bahan Ajar dll bernilai 2 SKS masuk unsur Pengajaran

-          Menulis artikel online maksimal 4 artikel  dalam satu semester atau 6 bulan bernilai setara 1 SKS sebagai penelitian / karya ilmiah

 

Untuk Dosen yang PNS atau dosen bersertifikasi kegiatan tersebut menurut pendapat penulis sudah memenuhi pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, kegiatan tersebut antara lain mengajar dan penelitian 4 + 6 = 10, kemudian pengabdian ke masyarakat dan penunang 2 + 1 = 3, jika di jumlah keseluruhan mengajar 4 sks, menulis dua karya ilmiah 6 sks, pengabdian masyarakat 2 sks, mengikuti seminar / kegiatan penunang lainnya 1 sks = 13 SKS.

 Sekedar informasi mengenai sertifikasi dosen saat ini Beban Kerja Dosen (BKD) minima 2 tahun kebelakang dinilai harus melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi, jadi jika anda PNS atau Dosen yang akan mengajukan sertifikasi sangat perlu diperhatikan Beban Kerja Dosen tersebut, harus juga diperhatikan dimasa pandemic ini bukti fisik kuliah online harus disesuaikan dengan kebutuhan, saya kira para assessor sudah mengerti hal ini, selain itu kemampuan bahasa ingris juga harus diperhatikan ataupun kemampuan akademik dengan Tes Potensi Akademik yang memenuhi standar yang ditentukan dikti. Saat ini sertifikasi dosen menggunakan system online dalam menilai laporan dosen kalau tidak salah sister dan untuk karya ilmiah ada sinta, dalam system tersebut dapat dilihat beban kerja dosen dan pencapainan dosen pada setiap semester, jadi harus masuk system penilaian tersebut jika saat ini akan mengajukan sertifikasi dosen.

Hal hal yang ditekankan dalam masa pandemic ini saya kira tentang pengembangan metode atau system online learning, ada baiknya dikembangkan oleh masing-masing kampus sebagai contoh di onine learning UHAMKA, dengan system yang telah disediakan kampus maka mahasiswa dan dosen tidak perlu repot-repot mencari aplikasi belajar online lainnya seperti zoom dan  gmeet, meski tidak dilarang keuntungan bagi dosen yang mampu mengembangkan system online learning dapat dijadikan salah satu penemuan atau paling tidak menemukan kebaruan dalam mengembangkan bahan atau metode ajar.

Oke guest, semoga sedikit info ini bermanfaat untuk para dosen dan pemerhati pendidikan khususnya di Indonesia, semoga beranfaat, jika da yang kurang kaurat atau kurang lengkap mohon koreksi, terimakasih. Salam sehat untuk kita semua.